budak politisi
Amerika pernah mengalami saat-saat kelam di mana banyak sekali budak kulit hitam didatangkan dari Afrika. Mereka diperlakukan seperti hewan hingga kerap disiksa, dilecehkan hingga dibunuh. Namun, era perbudakan ini mendadak lenyap (meski tak sempurna) dan banyak orang pernah jadi budak hidup sebagai politikus.
Para budak yang sudah lepas dari pemiliknya bahu-membahu memuncaki pemerintahan di Amerika. Mereka ingin menunjukkan eksistensinya dalam pemerintahan dan tidak mau dianggap lagi seperti sampah. Inilah lima budak kulit hitam yang akhirnya menjadi seorang politisi yang andal.
Blanche K. Bruce lahir dari ibu yang seorang budak kulit hitam dan ayah yang merupakan orang kulit putih. Setelah lahir dan besar, Blanche mendapatkan kesempatan untuk belajar banyak hal meski dari guru private. Saat perang sipil pecah, Blanche pergi dari rumah dan mendirikan sebuah sekolah khusus penduduk kulit hitam yang kala itu sangat terasing dan identik dengan budak.
Robert Smalls adalah seorang budak yang melakukan pembangkangan pada majikannya. Dia dan beberapa rekan melarikan diri dan melakukan pembajakan pada sebuah kapal. Kapal itu akhirnya digunakan untuk bergabung dengan pihak koalisi dalam peperangan. Saat perang sipil usai, kapal itu dihadiahkan padanya. Robert menjual kapal itu lalu digunakan untuk membeli rumah mantan majikannya.
Sejak kecil Joseph Rainey sudah menjadi budak dari seorang tuan yang kaya raya. Namun orang tuanya membebaskan Joseph hingga ia bisa bekerja sebagai seorang tukang potong rambut. Saat perang sipil meledak, pihak pemerintahan Amerika memaksanya untuk menjadi pekerja dan membuat parit-parit untuk peperangan yang sengit. Mendapatkan tekanan ini Joseph memilih kabur ke kawasan Bermuda dan menetap di sana hingga perang sipil usai.
John R. Lynch adalah seorang budak yang lahir dari ayah seorang penjelajah Irlandia dan ibu budak kulit hitam. Sejak kecil dia bekerja sebagai pekerja di perkebunan. Setelah agak dewasa dia bekerja sebagai seorang pelayan hingga akhirnya menjadi seorang manager di sebuah studi fotografi di Mississippi. Setiap malam, John selalu belajar tentang grammar, dan membaca banyak buku hukum.
Sejak kecil Josiah Walls menjadi budak di sebuah perkebunan, setela besar dia diwajibkan ikut berperang saat perang sipil. Dalam perang yang belangsung sangat sengit ini, Josiah akhirnya ditangkap oleh pihak Union. Setelah ditangkap dia dibebaskan hingga bisa bekerja sebagai kuli di sebuah perusahaan kayu dan juga seorang guru.
Inilah kisah lima budak yang kulit hitam yang akhirnya menjadi politikus yang andal. Kisah dari para budak ini menunjukkan bahwa perjuangan yang maksimal pasti berbuah manis. Jangan pernah mau stuck di tempatĀ yang sama dan selalu upgrading diri.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…