Inspirasi

Manfaatkan Ladang Kosong, Pria Ini Budidayakan Pisang Cavendish dengan Keuntungan Melimpah

Menjadi seorang pengusaha bukan hal yang mudah, pasalnya seorang pengusaha harus dapat melihat suatu potensi yang menguntungkan. Seperti kisah seorang pengusaha satu ini, hanya dari pisang dan lahan kosong saja ia dapat meraup banyak kentungan.

Dari keuntungan tersebut, pria bernama Jamaludin ini mampu memberdayakan warga sekitarnya dan membantu sektor perekonomian warga tersebut. Ia mampu menjual pisang jenis cavendish kualitas ekspor di supermarket di sekitarnya. Inilah kisah inspiratif Jamaludin selengkapnya.

Raup keuntungan puluhan juta dalam sekali panen

Jamaludin merupakan pria berusia 34 tahun asal Jatiroto, Lumajang, Jawa Timur. Ia memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 1 hektare untuk menanam pisang jenis cavendish dengan kualitas ekspor. Lahan tak terpakai tersebut kini dapat menjadi mata pencaharian warga sekitar. Hasil usaha Jamaludin ini mampu memberdayakan warga sekitar untuk mengurus dan memanen pisang tersebut.

Jamaludin sukses raup puluhan juta sekali panen [sumber gambar]
Keberhasilan Jamaludin menjadi pengusaha pisang ini belum genap dua tahun, namun ia dapat meraup keuntungan dalam sekali panen sekitar Rp40 juta. Ia juga melihat tingginya permintaan pisang jenis cavendish ini cukup menjanjikan. Terlebih lagi, tanaman pisang jenis ini mampu tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan suhu 27 hingga 38 derajat celsius.

Membeli bibit pisang kualitas super

Pohon pisang jenis cavendish membutuhkan waktu untuk berbuah selama 8 hingga 9 bulan dari masa awal penanaman hingga panen pertama. Untuk panen kedua, hanya membutuhkan waktu sekitar 4 bulan. Jamaludin mengatakan bahwa dirinya membeli bibit cavendish dengan kualitas super dan asli. Juga memiliki keunggulan yang dapat memberikan kualitas buah bagus hingga 8 generasi. Pohon pisang tersebut dapat bertahan selama 3 tahun, sebelum akhirnya harus mengganti bibit yang baru lagi.

Untuk masa panen pertama, pisang Cavendish ini membutuhkan wkatu 8-9 bulan lamanya [sumber gambar]
Setelah buah pisang dipanen, buah tersebut disortir hingga dapat dikelompokkan menjadi pisang Grade A, B dan C. Setelah itu, pisang dicuci hingga bersih dari getah yang menempel. Buah pisang yang sudah bersih siap dikemas dan dikirim sesuai permintaan. Dari sekian banyak daerah penghasil buah pisang, Provinsi Jawa Timur merupakan penghasil pisang cavendish terbesar pada 2020 dengan total 2,6 ton. Beberapa daerah penghasil pisang cavendish selain Lumajang terdapat di Kabupaten Pasuruan, Malang, Banyuwangi, Blitar, dan Ponorogo.

Manfaat mengonsumsi pisang jenis cavendish

Selain berhasil dibudidayakan di Indonesia, pisang jenis ini memiliki banyak kandungan daripada pisang jenis lainnya. Salah satunya terdapat kandungan potasium yang dapat membantu mengontrol tekanan darah dan aktivitas jantung. Tak hanya itu, terdapat vitamin B6, vitamin C, dan berbagai antioksidan.

Daerah penghasil pisang Cavendish ini ada di Banyuwangi, Pasuruan, malang, Lumajang, Blitar dan Ponorogo [sumber gambar]
Dari berbagai kandungan tersebut, dalam 100 gram pisang cavendish terdapat 400 miligram potasium. Tubuh orang dewasa memerlukan 4.700 miligram potasium setiap harinya. Untuk meningkatkan asupan harian tersebut bisa dengan cara mengonsumsi pisang cavendish yang berukuran sedang.

BACA JUGA: Kisah Lasiyo, Petani Pisang Cerdas Indonesia yang Diakui Keahliannya Oleh Ilmuwan Dunia

Selain memiliki banyak manfaat, budidaya pisang jenis cavendish ini juga mampu menghasilkan banyak pendapatan terutama bagi warga sekitar. Tak hanya itu, pemanfaatan lahan kosong juga sangat menguntungkan. Pisang cavendish kualitas ekspor ini akan banyak diburu di dalam negeri hingga mancanegara.

Share
Published by
Terry

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

1 week ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago