Victor hayes [image source]
Wi-fi nampaknya sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat Indonesia di zaman sekarang ini. Lihat saja tempat-tempat yang menawarkan akses wi-fi gratis, pastilah akan selalu dipenuhi oleh khususnya anak muda. Mengingat semakin lama harga kuota menjadi lebih mahal, jadi ya tidak heran bila banyak dari kita yang memilih menjadi pemburu gratisan. Sungguh luar biasa memang jasa penemu inovasi wi-fi itu, karena tanpanya mungkin banyak anak muda yang saat ini ‘bangkrut’ karena menghamba kuota.
Ngomong-ngomong soal penemu wi-fi, sebenarnya kalian tahu tidak siapa sosok dibalik itu semua? Atau jangan-jangan kita-kita ini hanya tahu menggunakannya saja tanpa peduli hal di luar itu. Padahal ternyata penemu inovasi tersebut juga berasal dari sekeliling kita lho.
Tidak salah memang bila Surabaya dijuluki sebagai kota pahlawan. Pasalnya selain melahirkan para pahlawan yang sangat bernyali melawan penjajah, ternyata kota ini juga menjadi tempat kelahiran pahlawan wi-fi. Inovasi wi-fi ini ternyata dikembangkan oleh seorang pria bernama Victor Hayes yang menghabiskan masa tuanya di negara Belanda. Lalu apa hubungannya dengan Surabaya?
Banyak dari kita yang mungkin belum mengetahui bahwa wi-fi ini juga dikenal sebagai teknologi 802.11. Sebutan wi-fi sendiri baru muncul beberapa waktu setelah teknologi 802.11 dipatenkan. Teknologi ini bermula pada sekitar tahun 1985 di mana putusan Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat yang merilis pita GSM untuk penggunaannya tanpa lisensi. Setelah itu pada 1991, ada dua perusahaan telekomunikasi ternama yang menemukan produk-produk nirkabel bertama yang tempatnya berada di bawah nama WaveLAN.
Pada tahun 1957, pria kelahiran Surabaya ini melanjutkan pendidikannya di HTS Amsterdam dan menerima gelarnya di bidang Teknik Elektro dan Elektronika pada 1961. Satu tahun kemudian, Victor Hayes menjalani dinas militernya di angkatan udara Belanda. Vic disebut sebagai Singer Business Machines pada perusahaan pembuatan kertas pita mesin ketik. Sejak itulah dia kemudian mendalami seluk-beluk dunia IT dengan berpindah-pindah ke tempat kerja yang menawaran tugas lebih menantang padanya.
Tentu saja kerja kerasnya di bidang teknologi selama ini mengantarkan sosok pria ini menuju kesuksesan. Pada tahun 1998, pria ini menerima Medallion IEEE Standards untuk internasional standar 802.11 8, karena keberhasilannya menciptakan standar untuk teknologi wi-fi pastinya. Selain itu di tahun 2000 pria ini diberi penghargaan IEEE kepemimpinan karena selama 10 tahun telah mendedikasikan diri sebagai ketua kelompok IEEE 802.11 Wireless LAN Working.
Tidak ada yang menyangka memang bahwa ternyata ada sosok yang begitu berjasa di belakang teknologi wi-fi. Apalagi ternyata sosok tersebut merupakan pria yang pernah menghabiskan waktu kecilnya di salah satu kota di Indonesia, yaitu Surabaya. Pastinya ada rasa bangga yang muncul sama halnya saat kita mengetahui bahwa Obama sempat menghabiskan masa kecil di Indonesia, kan?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…