Dijuluki Ring of Fire, Indonesia memiliki banyak pegunungan indah dengan pemandangan menakjubkan. Wajar saja jika banyak orang memilih mendaki gunung untuk melihat keindahan alam tersebut. Namun kegiatan yang menyenangkan bisa berubah menjadi malapetaka kala membaca sejumlah kasus pendaki yang hilang di gunung.
Salah satunya yang baru saja terjadi, seorang pendaki bernama Rizky Rahmatullah sempat menghilang saat mendaki di Gunung Nokilalaki. Beruntung ia berhasil ditemukan oleh warga setempat. Namun seperti apa kisahnya? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Pada Minggu (22/8/2021) pukul 09.00 WITA, Rizky bersama ketujuh temannya memulai pendakian di Gunung Nokilalaki. Kala itu, Rizky dan seorang temannya bertugas untuk memasak makanan dan membangun tenda.
Setelah hilang selama empat hari, seorang warga bernama Zono tak sengaja melihat Rizky saat dirinya hendak mencari ikan. Zono langsung sigap meminta bantuan Tim SAR untuk mengevakuasi Rizky yang berada di seberang sungai. Anggota tim penyelamat segera mendaki gunung pukul 17.00 WITA. Sayangnya, pencarian sempat tertunda lantaran hari sudah mulai petang.
Saat ditemukan di bantaran Sungai Rawa, Desa Sopu, Rizky masih dalam kondisi lemas. Pemuda berusia 20 tahun itu berlindung di bawah batu dan menyalakan api. Ia memilih tidur dalam kondisi telanjang karena baju yang ia bawa basah terkena hujan. Ia juga harus bertahan hidup hanya dengan mengonsumsi cokelat bubuk, karena tak membawa parang atau pisau untuk mencari tumbuhan.
Gunung Nokilalaki yang berada dalam Balai Taman Nasional Lore Lindu diyakini memiliki kisah-kisah mistis di luar nalar manusia. Setidaknya hal itulah yang dialami sendiri oleh Rizky. Ia menceritakan, saat itu dirinya berjalan menuju pos bayangan pukul 12.00 WITA yang hanya perlu waktu 30 menit dari pos satu.
BACA JUGA: 4 Kisah Mistis Para Pendaki Saat Berada di Gunung, Bikin Merinding!
Terlepas dari unsur mistis yang diyakini masyarakat, Kepala Taman Badan Nasional Lore Lindu Jusman mengatakan banyaknya pendaki yang hilang di Gunung Nokilalaki, disebabkan mereka belum melindungi diri dengan peralatan mendaki yang memenuhi standar. Jusman beberapa kali menemukan pendaki terkena hipotermia karena tak memakai jaket yang sesuai dengan standar pendakian. Sebaiknya siapkan fisik, mental, dan perlengkapan sesuai standar jika ingin mendaki gunung.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…