Sebagai kompetisi yang kerap menampung bibit muda tanah air atau menjembatani mereka untuk jadi bintang sepak bola, bukan rahasia lagi kalau Liga2 diharapkan menjadi kompetisi yang bagus. Tapi seperti halnya pungguk merindukan bulan, keinginan tersebut agaknya akan sulit terwujud. Apalagi kalau kita membicarakan Liga2 pada bagian babak 8 besarnya banyak sekali kejanggalan-kejanggalan disajikannya.
Dan yang terbaru adalah kala kompetisi dikabarkan telah terjangkit sebuah praktek pengaturan skor. Berkaca dari kondisi-kondisi negatif yang banyak kompetisi kasta kedua ini torehkan, agaknya tidak berlebihan kalau melabeli mereka “buruk”. Dan berikut bukti bahwa Liga 2 layak masuk dalam kategori itu.
Bagi sebagian pencinta sepak bola Indonesia, terkhusus mereka mempunyai klub pujaan di kompetisi Liga2 tentu melihat munculnya penalti goib bukan sebuah hal tabu. Seperti diketahui bersama di kompetisi kasta kedua banyak sekali muncul sebuah penalti yang menyimpan sebuah kejanggalan.
Seperti salah satu contohnya kala Semen Padang menjamu Kalteng Putra yang menerima penalti kontroversial.Masih terkait tendangan dari titik putih PSMP Mojokerto sempat menciptakan tiga kali beruntun hal tersebut dalam satu laga. Rekor yang mungkin akan sangat sulit untuk ditandingi.
Masalah pengeroyokan dalam olahraga ini agaknya kini tumbuh menjadi sebuah kebudayaan di sepak bola Indonesia. Seperti menjadi cerminan akan hal tersebut, Liga2 juga kerap hadirkan peristiwa pemain menghajar wasit. Pada umumnya dalam insiden itu dipicu dari sebuah keputusan pengadil lapangan yang menurut pemain tidak tepat dan merugikan.
Salah contohnya adalah kala wasit yang memimpin laga Celebest FC kontra Madura FC di Stadion Gawalise, Palu, Sabtu (12/8/2017), menjadi sasaran amuk pemain Celebest FC, atau pengeroyokan Abdul Razak di laga Persigres Gresik United melawan Persiwa Wawena.
Selain dua hal tadi, kompetisi sepak bola kasta kedua Indonesia ini juga dikabarkan banyak terjadi praktik pengaturan skor. Meski belum banyak terungkap, tapi indikasi-indikasi akan hal ini mulai bermunculan di beberapa laganya, terkhusus babak delapan besar Liga 2. Beberapa dikabarkan menyimpan hal semacam itu.
Kasus terbaru dan masih hangat-hangatnya ketika pemain PSMP seperti secara sengaja melebarkan tendangan penalti-nya dari gawang. Kisah lain yang masih terkait hal ini adalah ketika wasit membisikkan pertandingan ini sudah diatur kepada pemain PSIM yang sedang berlaga menghadapi Blitar United.
Seperti telah diungkapkan di awak tadi, bukan sebuah rahasia lagi kalau tindakan arogansi kini mengakar kuat di sepak bola tanah air. Mereka yang terpapar akan hal ini juga bukan dari kalangan suporter saja, namun juga merambah kepada palaku sepak bolanya. Layaknya menjadi bukti akan hal itu, Liga 2 juga bisa dikatakan sebuah kompetisi keras di dalam dan luar lapangan.
Seperti beberapa waktu lalu dalam laga lajutan Liga 2 antar Persika dengan PS Bengkulu berujung bangku hantam pemain. Lalu ada bentrok suporter yang sempat menewaskan suporter di laga PSS Sleman menghadapi PSIM Yogyakarta. Kedua hal tentu menjadi pemandangan yang sangat disayangkan, lantaran merusak citra sepak bola nasional.
BACA JUGA:Dibayar Murah Meriah, Wasit Liga 2 Ini Harus Menanggung Pedihnya Dihajar Pemain
Begitulah sobat beberapa hal kecil yang membuktikan kalau label buruk memang layak disematkan kepada kompetisi kasta kedua Indonsia tersebut. Jika kalian menemukan hal-hal semacam itu di Liga1 atau Liga3, tentunya kalian boleh mengklasifikasikan sendiri bagaimana dua kompetisi tersebut.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…