Categories: Inspirasi

Kisah Cinta Bak Negeri Dongeng, Seorang Putri Rela Tinggalkan Kerajaan Demi Cinta Sejatinya

Kisah cinta antar dua manusia yang berlatar sangat kontras biasanya hanya terjadi di dunia imaji. Seperti kisah pangeran tampan dari kerajaan antah berantah yang jatuh cinta dengan seorang gadis miskin berwajah rupawan atau seorang putri konglomerat dengan lini bisnis yang menggurita namun memilih untuk melabuhkan hatinya pada seorang juru parkir di bilangan suatu kota besar di pulau Dewata. Kisah-kisah klise semacam ini sungguh muskil dan nyaris mustahil terjadi di luar film Hollywood atau layar FTV.

Namun, cinta memang terkadang mampu menunjukkan keajaibannya. Kisah yang lebih magis nan romantis justru pernah juga terjadi di dunia ini. Seperti kisah yang akan kami ceritakan kali ini, yang mengetengahkan seorang putri kerajaan yang rela melepas gelar kebangsawanannya dan meninggalkan segala kemewahan hanya demi dapat bersanding dengan seorang pria awam yang merupakan cinta sejatinya.

Kisah cinta bak negeri dongeng

Ini adalah kisah cinta antara Putri Mako dengan seorang pria awam bernama Kei Komuro. Kisah cinta keduanya adalah salah satu bukti bahwa cinta sejati bak negeri dongeng bisa juga terwujud nyata. Sebagai cicit langsung dari kaisar Hirohito yang terkenal semasa Perang Dunia itu, Putri Mako kabarnya akan segera melepas status lajang dengan seorang pria bernama Kei Komuro.

Putri Mako. [Image Source].
Putri Mako merupakan keturunan seorang bangsawan. Sedangkan, calon tunangannya Kei Komuro merupakan seorang biasa. Jika hal tersebut belum cukup romantis, simak fakta ini: Dalam hukum kerajaan Jepang disebutkan bahwa seorang Putri mesti melepas status kebangsawanannya apabila ia menikah dengan seorang pria biasa alias bukan berasal dari keluarga terpandang.

Latar belakang sang Putri Kerajaan Jepang

Putri Mako Naishino lahir pada tanggal 23 Oktober 1991. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Pangeran Akishino dan Putri Akishino. Ia juga merupakan cucu perempuan pertama dari Kaisar Akihito yang santer diberitakan akan segera lengser dari takhtanya saat ini.

Putri Mako bersama ibunya (kiri) dan adiknya (kanan). [Image Source].
Jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMP ia habiskan di sekolah paling bergengsi di Jepang, Gakushuin. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Kristen Internasional di Tokyo, mengambil jurusan seni dan penelitian warisan budaya. Kemudian, ia mengejar gelar masternya di Universitas Leicester, Inggris.

Putri Mako memang Putri sejati. Masyarakat Jepang mengenalnya sebagai pribadi yang jarang mengumbar status kebangsawanannya di hadapan publik. Seperti pada bulan Juli 2011 di mana saat itu tak banyak yang tahu bahwa Putri Mako tergabung ke dalam salah satu relawan di daerah bencana gempa dan tsunami Tohoku.

Bertemu dengan cinta sejatinya di universitas

Pertemuannya dengan pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya ini berawal kala mereka berada dalam satu universitas yang sama International Christian University. Sejak saat itu, mereka mulai sering bertemu, berkencan, dan pada akhirnya … memperkenalkan diri ke hadapan keluarga masing-masing. Kabar baiknya? Masing-masing pihak keluarga merestui hubungan dua sejoli ini.

Putri Mako bersama pria pilihannya, Kei Komuro. [Image Source].
Lalu, siapa Kei Komuro, pria yang beruntung menjadi pelabuhan hati sang Putri? Seperti yang telah disebutkan di awal, ia hanyalah pria biasa yang saat ini bekerja di sebuah firma hukum di Jepang. Ia diketahui pernah menjadi bintang dalam kampanye wisata kota Fujisawa, Jepang sebagai Prince of the Sea atau “Pangeran Laut”.

Bukan fenomena pertama dalam kerajaan dan reaksi kontra dari masyarakat

Ternyata, kasus seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Tercatat, pada tahun 2005 lalu, Putri Sayako, yang merupakan bibi dari Putri Mako, juga harus rela melepas status kebangsawanannya lantaran menikah dengan Yoshiki Kuroda, seorang karyawan tata kota Pemda Tokyo.

Silsilah kerajaan Jepang. [Image Source].
Sebagai putri semata wayang Kaisar Akihito, Putri Sayako mesti mulai belajar segala hal yang tak pernah ia pelajari semasa menjadi bagian dari Kerajaan, seperti menyetir, belanja di supermarket, hingga membeli perabotan secara mandiri.

Meski banyak yang mendukung kisah cinta antara Putri Mako dan Kei, akan tetapi tak sedikit pula pihak yang menentang keputusannya. Mereka keberatan karena dengan begini, pewaris tahta dalam silsilah kerajaan di Jepang akan semakin berkurang. Tentu saja hal ini dapat menjadi bencana apabila hal-hal buruk terjadi kepada calon pewaris tahta yang lain.

Begitulah secuil kisah romantis bak negeri dongeng yang benar-benar terjadi di dunia nyata. Keberanian Putri Mako untuk melepas segala hak kerajaan yang telah melekat padanya sejak lahir demi bersanding dengan pria idamannya patut diacungi jempol dan diapresiasi.

Share
Published by
Faisal Bosnia Ahmad

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago