Siapa yang tidak kenal dengan istilah Casanova? Sebuah julukan yang diberikan kepada pria yang suka gonta-ganti pasangan atau punya beberapa kekasih sekaligus. Nah, ternyata Casanova sebenarnya adalah nama seorang pria Italia yang memiliki petualangan dengan banyak wanita. Itulah mengapa playboy sering kali disebut juga sebagai Casanova.
Bicara soal Casanova, kebanyakan orang akan membayangkan kehidupan seorang pria flamboyan dengan banyak wanita di sisinya. Padahal, Casanova yang asli yaitu Giacomo Casanova sebenarnya memiliki kehidupan yang jauh dari bayangan kebanyakan orang tersebut.
Dalam biografinya tertulis bagaimana ia merayu dan berhasil meniduri setidaknya 132 orang wanita dan 1 orang biarawati. Tidak hanya itu saja, ia juga berhasil menjalin hubungan dengan wanita-wanita terpandang seperti Donna Lucrezia.
Hubungannya bersama Donna Lucrezia dimulai dalam sebuah kereta menuju Roma. Diceritakan bagaimana Casanova menyelinap ke kamar bersama Donna Lucrezia dan adik Donna yang masih belum menikah. Hubungan gilanya bersama Donna dan adiknya inilah yang kemudian membuatnya menjadi legenda.
Selanjutnya ada juga Leonilda, seorang gadis dari hubungan Casanova sendiri dengan Donna Lucrezia yang dibesarkan sebagai anak sah keluarga Lucrezia. Bayangkan betapa ngeri Donna Lucrezia ketika 16 tahun kemudian putrinya mengajak tunangannya yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri untuk bertemu keluarganya.
Pertunangan tersebut akhirnya dibatalkan, tapi Casanova masih memiliki niat jahat dan ia akhirnya tetap saja meniduri Leonilda dan ibunya. Meski Casanova mengaku tidak mendiuri putrinya saat itu, beberapa tahun kemudian ia kembali bertemu putrinya yang sudah menikah dengan seorang pria impoten. Saat itulah, Casanova membuat putrinya hamil dan melahirkan cucunya sendiri.
Petualangan cinta Casanova tidak melulu menyenangkan. Nyatanya, ia malah dituduh telah melakukan pemerkosaan dan bahkan penganiayaan. Ia juga menderita beberapa penyakit seksual dan yang lebih parah lagi, ia memiliki anak yang juga cucunya sendiri bersama putrinya, Leonida.
Pada akhirnya, sang legenda ini menjalani hari tuanya sebagai seorang terbuang yang miskin. Ia merasakan bosan dan tidak puas dengan hidupnya. Hal inilah yang kemudian membuatnya untuk mencoba bunuh diri.
Mungkin beberapa orang berpikir bahwa berganti-ganti pasangan atau bahkan memiliki banyak pasangan adalah hal yang menyenangkan dan bahkan dianggap sebagai prestasi tersendiri. Yang sering terlupakan, setiap pilihan itu memiliki konsekuensinya tersendiri. Seperti Casanova, pilihanya untuk melakukan petualangan cinta membuatnya terjangkiti penyakit seksual, bahkan dipandang sebagai sosok tidak bermoral dan akhirnya harus menjalani akhir kehidupan yang pahit.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…