Di Indonesia, kasus keracunan makanan kerap terjadi berulang kali. Ada yang disebabkan karena makanan sudah kadaluarsa, mengandung formalin atau bahan berbahaya lain, dan masih banyak faktor lagi. Yang keracunan pun juga beragam, mulai dari mereka yang datang ke resepsi pernikahan, makan di warung, sampai korban bencana alam atau pengungsi.
Salah satu penyebab keracunan juga terjadi karena jenis makanan itu sendiri. Kali ini misalnya, ada banyak sekali kasus keracunan setelah makan ikan. Bukan ikan beracun loh, namun jenis ikan yang sudah biasa dijadikan lauk. Kok bisa terjadi ya? Mari kita simak kasus-kasus keracunan ikan yang pernah terjadi dan heboh.
Puluhan warga kampung Bolengbang dan Pasirjambu, Dusun Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, tentu tidak menyangka jika mereka akan keracunan setelah makan ikan pindang atau cue saat buka puasa kala itu. Apalagi ikan tersebut mereka beli dari pedagang yang sudah biasa keliling di desa mereka.
Juni 2021 lalu, belasan warga Sikka mengalami keracunan ikan. Nahasnya, empat di antaranya meninggal dunia, sedang sisanya mendapatkan perawatan di rumah sakit. Ternyata keracunan ini terjadi karena mereka menyantap ikan buntal bersama-sama. Setelah makan, mereka mengalami pusing dan mual. Mereka pun langsung dilarikan ke RSUD Tc Hillers Maumere.
Ikan tongkol ternyata memiliki nutrisi yang cukup tinggi, bahkan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menjaga tekanan darah sampai kekuatan tulang. Tapi yang dirasakan oleh sekitar 50 orang di kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumatra Barat ini sedikit berbeda. Setelah membeli ikan tongkol di pasar Talu, mereka justru keracunan.
Saat itu, beberapa anggota Banser bertugas di sela-sela pendirian pos pengamanan atau pospam lebaran di Masjid Baitusalam, Kendal, Jawa Tengah. Menuju waktu sahur, mereka membeli lele goreng di warung dekat pos. Tak disangka, salah satu di antara mereka kemudian muntah. Beberapa anggota lainnya kemudian juga mengalami mual dan pusing.
Awal 2020 lalu, Jember sempat heboh karena 410 orang mengalami keracunan setelah merayakan pesta malam tahun baru. Mereka dilarikan di 21 Puskesmas yang ada di Kabupaten Jember. Bahkan akibat insiden ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Dyah Kusworini menetapkan sistem kewaspadaan dini untuk KLB (Kejadian Luar Biasa). Ia meminta seluruh puskesmas untuk siaga memberikan penanganan pada korban.
BACA JUGA: Kenali Bahaya Sindrom Nasi Goreng, Keracunan Makanan yang Bisa Sebabkan Kematian
Keracunan ikan yang terjadi sering kali disebabkan karena ikan sudah busuk dan tidak lagi segar saat diolah. Untuk menghindarinya, kamu perlu tahu teliti ketika membeli olahan. Misalnya, perhatikan apakah ikan sudah berbau atau memiliki tekstur yang tidak biasa. Selain itu, jika membeli ikan segar di pasar atau pelelangan ikan, pastikan kamu menyimpannya dengan tepat terlebih jika tidak segera diolah.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…