pencuri_FI
Setiap kita melihat tetangga atau orang lain yang baru saja dibebaskan dari penjara, perasaan was-was selalu muncul. Alasannya sudah jelas, ketakutan kalau mereka akan kembali melakukan kejahatan apalagi sampai kita ikut kena imbasnya sebagai korban. Masyarakat pun juga turut mengajarkan hal ini. Orang-orang seperti ini seringkali dikucilkan dari pergaulan seakan tak layak untuk hidup lagi.
Bahkan kebaikan yang mereka lakukan seakan percuma. Kita akan selalu curiga kalau hal-hal baik yang mereka lakukan pastilah punya maksud tersendiri. Ya, memang mereka dulunya berbuat kejahatan, tapi tak lantas para residivis ini kehilangan hati untuk berbuat baik. Kita sebaiknya jangan memandang mereka sebelah mata seperti itu. Pasalnya mungkin saja mereka malah jadi penyelamat kita suatu saat.
Seperti deretan cerita berikut yang menggambarkan jika tak selamanya orang jahat tak bisa berbuat baik. Bahkan salah satunya sampai rela mati demi melindungi seorang wanita. Berikut ulasannya.
Pada tahun 2009 lalu ada sebuah kasus pencurian unik di Yokshire. Ada dua orang pencuri yang sepertinya tengah kesambet malaikat sehingga mereka malah melakukan hal luar biasa. Ketika itu mereka tengah mencuri di sebuah rumah yang diketahui milik seorang pria bernama Richard Coverdale. Duo pencuri ini sukses memasukkan banyak barang berharga termasuk sebuah laptop. Namun ketika mereka hendak meringkusnya, di laptop ini terpampang gambar-gambar ilegal yang menunjukkan kalau si korban mengidap pedofilia.
Akhirnya pria amoral ini pun ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara selama 3,5 tahun. Kedua pencuri ini sendiri hanya dijatuhi 12 bulan mengabdi ke program layanan masyarakat.
Pada Agustus 2013 lalu di San Fransisco ada sebuah kejadian unik yang mungkin akan mengingatkanmu akan deretan sosok superhero. Nah, saat itu tengah terjadi sebuah kejahatan yang dilakukan oleh seorang wanita. Panggilan darurat pun dilakukan saksi mata dan akhirnya ditanggapi oleh seorang petugas wanita.
Kerennya lagi, setelah sukses menyelamatkan nyawa seseorang, Raso pun buru-buru pergi. Namun sang polisi tak menyerah untuk mengucapkan terima kasih. Beberapa hari setelah kejadian ini sang polisi pun menemukan Raso yang ternyata adalah pemuda jalanan yang tak punya rumah. Si polisi wanita ini pun akhirnya menawarkan si residivis untuk berbagai tempat tinggal namun ditolaknya dengan halus.
Di Amerika siapa yang tak kenal dengan Hells Angel? Mereka adalah geng motor yang kesehariannya selalu berkaitan dengan berbagai aktivitas ilegal. Mulai obat-obatan sampai prostitusi, bahkan tak jarang mereka juga melakukan pembunuhan. Namun, siapa yang menyangka jika di balik itu semua mereka cukup sering berbuat baik.
Crips adalah salah satu gengster paling mematikan di Amerika. Mereka menguasai Los Angeles dan bertanggung jawab atas semua kejahatan di sana. Sudah berkali-kali polisi berhadapan dengan para member Crips yang kadang berakhir miris. Kadang para gengster ini berhasil ditangkap, tapi kadang juga berhasil membuat para polisi cidera. Singkatnya, takkan pernah ada hubungan baik antara dua pihak ini. Namun, tahun 2012 kemarin ada sebuah kejadian yang mengubah segalanya.
Untungnya saat itu muncul pria bernama Alexander yang belakangan diketahui sebagai pentolan Crips, menolong Taylor dengan menghajar dua orang ini. Akhirnya sang polisi pun selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Beberapa waktu kemudian kepolisian lokal memberikan penghargaan kepada si kepala geng.
Bobby Butler dikenal sebagai seorang pencandu heroin kelas berat, pelaku kekerasan, pencurian dan jadi salah satu ketua sebuah gang besar di tempat asalnya. Namun hal ini sudah lama ditinggalkannya dan ia mulai menjalani hidup baru sebagai seorang telemarketer yang tiap minggunya tak pernah absen pergi ke gereja.
Bobby tergeletak dan sempat dibawa ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Ia pun meninggal lantaran pendarahan. Si pelanggan wanita ini pun tidak berhentinya menangis sambil berkata, “Bagaimana aku bisa bahagia selagi nyawa orang lain dipertaruhkan untukku”. Bobby pun dianggap sebagai pahlawan setelah separuh hidupnya dilaluinya dengan cara yang buruk.
Dari deretan kejadian ini bisa disimpulkan jika di dalam hati orang paling buruk sekali pun masih tersimpan kebaikan. Namun seringnya kita tidak pernah memperdulikan hal itu dan tetap menganggap mereka jahat sampai kapan pun.
Tuhan saja memberikan kesempatan dan pengampunan bagi siapa pun, kenapa kita tidak. Mungkin kadang kita tidak menyadari jika perlakukan yang demikian ini justru membuat mereka makin ogah untuk kembali ke jalan kebaikan. Pasalnya, apa pun yang dilakukan pasti anggapannya tetap sama.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…