Categories: Tips

Dalam 5 Hal ini Indonesia Kalah Telak Dengan Malaysia

Dari sekian banyak negara, yang paling bisa dianggap saingan Indonesia hanyalah Malaysia. Tak hanya karena faktor geografis saja, tapi juga tentang kultur yang nyrempet-nyrempet Indonesia. Aroma saingan ini juga sudah terbentuk lama sekali. Momentum awalnya ya ketika Presiden Soekarno marah-marah lewat pidato yang terngiang sampai hari ini dengan tajuk Ganyang Malaysia-nya itu.

Waktu terus berjalan, Indonesia makin digelitiki Malaysia untuk mengobarkan rasa saingan yang kini mungkin sudah berubah menjadi seteru abadi. Gara-garanya ya masalah main klaim kebudayaan dan pulau yang pernah terjadi dulu. Wajar dan otomatis, kalau sampai hari ini rasa ketidaksukaan itu masih terpelihara.

Malaysia adalah saingan berat. Layaknya sikap dalam persaingan, kita pasti saling berpacu untuk menunjukkan siapa yang terbaik. Sayangnya, persaingan kita melawan Malaysia lebih banyak dimenangkan oleh mereka dalam banyak hal.

1. Fasilitas Kesehatan Malaysia Lebih Oke

Selain Singapura, negara tujuan berobat prioritas orang Indonesia adalah Malaysia. Alasannya sudah jelas karena fasilitas kesehatan di sini lebih oke sehingga tingkat kesembuhannya lebih tinggi pula. Sebenarnya fasilitas kesehatan Indonesia juga cukup memadai. Sayangnya, banyak yang beranggapan kalau manajemen sumber daya manusianya miris.

Fasilitas kesehatan Malaysia lebih oke [Image Source]
Dokter di Indonesia seperti kejar setoran dalam melayani pasien. Buru-buru cepat menyelesaikan penanganan sehingga sembuhnya pasien pun tidak maksimal. Di Malaysia tidak seperti ini, menurut orang yang pernah berobat di negeri Jiran itu, dokter-dokter Malaysia dibatasi jumlah pasiennya, sehingga mereka bisa sangat maksimal. Apalagi di rumah sakit swasta, dokter-dokter Malaysia bisa menghabiskan waktu berlama-lama dengan satu orang pasien saja. Alasannya, makin dalam pendekatannya, makin gampang temukan penyakit dan obatnya. Dokter di Indonesia jarang seperti ini.

2. Korupsi di Malaysia Jauh Lebih Sedikit

Kalau menurut penilaian subyektif, kita tentu akan menganggap Malaysia tidak ada apa-apanya dalam segala hal. Namun, sayangnya, data yang ada justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Misalnya dalam peringkat negara paling bersih dari korupsi, Malaysia mencatatkan angka 54 dunia.

Korupsi di Malaysia lebih sedikit [Image Source]
Sebelum lihat berapa peringkat Indonesia, kita telaah dulu peringkat 54 ini. Ya, bisa dibilang cukup buruk mengingat ini adalah rangking 54 dari 168 negara. Tapi, jangan buru-buru mencela Malaysia dulu. Indonesia sendiri peringkatnya adalah 88 dunia. Jadi, kesimpulannya, Malaysia jauh lebih bersih alias lebih sedikit korupsinya.

3. Indonesia Kalah Kaya dari Malaysia

Siapa yang bisa menyangkal kekayaan Indonesia. Bahkan kalau dibandingkan dengan negara paling kaya, misalnya Brunei, Indonesia jelas lebih jumawa. Tapi, sayangnya, rakyat Indonesia tidak semakmur mereka. Alasannya sudah jelas karena kekayaan ini tidak diatur dengan baik. Kalau meminjam istilah Pandji Pragiwaksono, Indonesia is a rich country, but poorly managed.

Malaysia lebih kaya [Image Source]
Dari data bank dunia, Indonesia adalah negara nomor 118 terkaya di dunia. Miris tentu saja melihat apa yang kita miliki. Tapi, rasa kesal ini pasti akan bertambah ketika kita tahu ada di peringkat berapa Malaysia soal kekayaan negara. Terima kenyataan, mereka ada di peringkat 66 dunia.

4. Sepak Bola Indonesia pun Kalah dari Malaysia

Dari segi ekonomi kita sudah jelas kalah, lalu bagaimana dengan hal-hal yang bukan fundamental seperti olahraga khususnya sepak bola? Ya, Indonesia bisa dibilang kalah telak pula. Akan sangat panjang untuk membahas prestasi kedua Timnas. Jadi, kita simpulkan saja pakai standar yang diakui dunia. Ya, apalagi kalau bukan peringkat FIFA.

Sepak bola Indonesia VS Malaysia [Image Source]
Indonesia sampai hari ini ada di peringkat 180 dari 204 negara. Peringkat ini tidak naik atau turun dalam beberapa waktu terakhir. Lalu bagaimana dengan Malaysia? Mekipun peringkatnya stagnan pula, tapi mereka masih menang posisi di peringkat 171 dunia. Inilah kenyataannya, bahkan dalam sepak bola kita juga kalah.

5. Pendidikan Tinggi Indonesia juga Kalah Cukup Telak

Ah, yang satu ini sebenarnya tak usah disinggung karena hampir semua orang Indonesia tahu kalau Malaysia jauh lebih oke. Ya, pendidikan di sana bisa dibilang levelnya lebih tinggi. Acuannya sendiri banyak, misalnya jumlah mahasiswa asing di sini yang totalnya hampir 80 ribu. Atau mungkin peringkat dunia kampus-kampus Malaysia yang jelas lebih unggul dari deretan universitas terkemuka di Indonesia.

Pendidikan di Malaysia [Image Source]
Dilansir dari data yang ada di Webometric.info, Universitas Indonesia menjadi yang terbaik di negeri ini dengan bercokol di peringkat 763 dunia. Sedangkan ITB dan UGM masing-masing berada di peringkat 801 dan 807. Bagaimana dengan Malaysia? Sangat mengejutkan, mereka ada di 393 yang ditempati oleh University of Malaya. Kampus andalan mereka yang lain misalnya, Universiti Sains of Malaysia ada di peringkat 520 dunia. Cukup jauh, bukan?

Hampir di banyak sektor kita kalah dengan Malaysia. Namun, data-data ini bukanlah sesuatu yang fix atau tetap. Kita masih sangat-sangat mungkin mengubah angka-angka dan peringkat yang ada. Masalahnya hanya ada pada diri orang Indonesia sendiri. Apakah mau untuk berubah menjadi lebih baik. Jika pada suatu ketika orang-orang Indonesia mau berbenah, bukan hal yang tidak mungkin suatu saat NKRI bisa berdiri di top level untuk semua hal.

Share
Published by
Rizal

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago