Saat memasuki usia senja, menikmati sisa hidup di hari tua merupakan aktivitas rutin bagi mereka yang telah berusia lanjut. Namun demikian, ternyata masih banyak yang justru mengisi sisa-sisa hidup mereka dengan bekerja keras. Tak jarang, meski rambut telah memutih dan badan terasa rapuh digerogoti usia, mereka masih tetap berusaha untuk tegar dalam mengarungi hari-harinya.
Fakta tersebut melekat erat pada sosok tua nan renta ini. Mistam, nama kakek tersebut. Di usianya yang tak lagi muda, ia tetap giat menjemput rezekinya dengan berjualan bensin di pinggir jalan. Yang mengharukan, kakek Mistam juga merupakan seorang penyandang tunanetra. Meski berada dalam kondisi demikian, ternyata masih ada saja manusia berhati sampah yang tega menipu pria renta tersebut. Seperti apa sosok kakek Mistam melewati kesehariannya? Simak ulasan berikut.
Saat kejadian nahas itu terjadi, kakek Mistam masih berusia empat tahun. Sang Ayah yang merupakan seorang Tentara berpangkat sersan Mayor, terpaksa memindahkan keluarganya, termasuk kakek Mistam. Ikatan dinas lah yang mengharuskan dirinya ikut pindah saat itu. Di tahun 50-an, keadaan politik di Indonesia sedang tak menentu karena banyaknya peristiwa pemberontakan yang terjadi. Pemberontakan DI/TII yang dilancarkan oleh Kartosuwiryo, membuat kakek Mistam harus bersabar menahan sakit panas dan gangguan pada mata yang dideritanya.
Setelah pulih dari operasi yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, Mistam kecil harus ikhlas kehilangan sebelah matanya. Alhasil, dirinya pun hanya mengandalkan mata satu-satunya yang masih berfungsi sebagai penglihatan. Di era 70-an, kakek Mistam yang beranjak usia remaja, mencoba peruntungan sebagai penjual bensin. Bahkan dirinya sanggup menjual 100 hingga 200 liter per harinya.
Di penghujung usianya yang tak lagi muda, kakek Mistam harus menanggung beban hidup yang cukup berat. Selain tubuhnya yang kian renta termakan usia, pria 67 tahun tersebut harus merelakan kedua penglihatannya. Satu mata kehilangan fungsinya semenjak ia kecil, satu fungsi mata lainnya mulai memudar seiring usianya yang bertambah tua.
Fisik yang renta dan ditambah dengan kedua penglihatan yang tak lagi berfungsi, ternyata tidak membuat semua orang merasa iba pada kakek Mistam. Ada saja sekian kejadian negatif yang menghampiri pria tersebut. Karena tidak bisa melihat, hal tersebut kadang dimanfaatkan oleh orang berhati busuk untuk berbuat curang. Orang-orang tersebut membayar pak Mistam dengan uang yang tidak sesuai dengan jumlah liter bensin yang dijualnya.
Terkadang, fisik yang renta dan kemiskinan hidup, menjadi sekian dari ratusan alasan bagi seseorang untuk menhinakan dirinya menjadi seorang pengemis. Namun, hal tersebut nampaknya tidak berlaku bagi sosok kakek Mistam. Meski mengalami keterbatasan fisik, pantang bagi dirinya untuk melakoni pekerjaan tersebut. Ironisnya, ada beberapa orang yang malah menyarankan dirinya untuk menjadi peminta-minta. Teringat akan pesan orang tua yang mengharuskan dirinya untuk senantiasa berusaha, tawaran itupun tidak dihiraukannya.
Tak banyak sosok mulia seperti kakek Mistam yang begitu tegar menjalani setiap episode kehidupannya. Nyata, keterbatasan fisik yang ditanggungnya selama puluhan tahun, tak mengaburkan niatnya untuk berpaling menjadi seorang pengemis. Biar sedikit, mencukupi kebutuhan diri dan keluarganya dengan cara yang halal, menjadi sebuah pengalaman mahal yang bisa kita serap dari sosok renta tersebut. Dari kisah kakek Mistam pula, kita bisa berkaca pada sendiri. Sudahkah kita mensyukuri karunia Tuhan yang dititipkan pada diri kita hari ini?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…