Parade Jember Fashion Carnaval [Image Source]
Tidak banyak yang tahu siapakah sosok perancang kostum nusantara yang dikenakan Putri Indonesia 2014 yang juga sosok penggagas Jember Fashion Carnaval. Dialah Dynand Fariz, pria asal Jember yang dengan kerja kerasnya berhasil membawa nama Indonesia meraih berbagai penghargaan internasional.
Meski namanya mulai dikenal di bidang fashion, menjadi seorang desainer bukanlah cita-citanya semasa kecil. Namun semakin ia mengenal dunia seni, semakin besar pura ketertarikannya dalam dunia busana.
Dynand kecil sempat bercita-cita menjadi seorang dokter dan insinyur. Tapi begitu masa-masa sekolah terlewati, ia tidak lagi berminat pada dua profesi tersebut. Ia malah ingin mencari sisi lain yang tidak banyak diminati. Maka ia memilih untuk menjadi seorang guru.
Ketertarikannya di bidang merancang busana terwujud ketika ia mendapatkan beasiswa di sekolah ESMOD Jakarta. Di sekolah terkemuka itu ia mendapatkan banyak pengetahuan di dunia fashion hingga ia bisa berkembang sebagai seorang desainer hingga lebih maju. Ia bahkan mendapatkan beasiswa training teacher di ESMOD Perancis pada tahun 1999.
Jember yang dikenal sebagai kota santri sempat menolak diadakannya JFC. Karnaval tersebut dinilai sangat kontroversial sehingga tidak langsung diterima masyarakat. Dengan tuduhan bahwa JFC adalah budaya luar dan dianggap akan merusak anak Jember, Dynand diminta untuk menghentikan kegiatan JFC yang tinggal seminggu lagi oleh anggota DPRD. Namun setelah JFC diselenggarakan, semua media memberitakan kesuksesan JFC. Hal itu dijadikan dasar bagi Dynand bahwa acaranya patut diselenggarakan dan tidak bertentangan dengan budaya Indonesia.
Tangan dingin Dynand tidak hanya berkreasi untuk kostum karnaval. Ia juga merancang kostum nasinoal yang dikenakan Elvira Devinamira dalam ajang kontes Miss Universe ke-63 pada 21 Januari lalu. Kostum yang bertema Chronicle of Borobudur tersebut ternyata berhasil meraih penghargaan sebagai kostum Nasional terbaik.
Perjalanan untuk bisa sukses dan meraih pengakuan hingga mendunia memang bukan perjalanan mudah. Sempat mengalami penolakan dan dihina, tapi Dynand tetap bisa maju dan berjuang. Memang tidak mudah, tapi setiap tokoh yang kini berhasil tidak mendapatkan kesuksesan mereka begitu saja. Lalu, apa kita masih mau beralasan untuk tidak berjuang keras?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…