Ada begitu banyak pejuang besar Indonesia, tapi jika harus menyebutkan sosok yang dianggap paling berjasa, maka pilihannya ada dua, Soekarno dan Pangeran Diponegoro. Kenapa dua nama ini yang diambil, hal tersebut berkaca pada perjuangan keduanya yang benar-benar hebat dan sosoknya yang sangat tidak tergantikan.
Bung Karno adalah pemrakarsa Indonesia untuk merdeka. Sedangkan jauh sebelumnya, Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan paling sengit melawan Belanda. Sangat sengit sampai Belanda harus menelan kerugian dengan kehilangan sekitar 8 ribuan tentara dan 20 juta gulden. Perang itu jadi yang paling dahsyat sepanjang sejarah Indonesia. Melihat apa yang mereka pernah lakukan, tak diragukan lagi kalau keduanya adalah pencetak sejarah bangsa ini.
Masih tentang dua tokoh besar Indonesia ini, kamu mungkin tak pernah sadar jika selain perjuangannya yang hebat, Bung Karno dan Pangeran Diponegoro ternyata memiliki banyak kesamaan lain. Nah, seperti apa kesamaan keduanya? Simak ulasannya berikut.
Jika merujuk pada silsilah keluarganya, kedua tokoh ini ternyata bukanlah berdarah Jawa tulen. Bung Karno seperti yang kamu tahu punya darah non Jawa dari Ibunya yang bernama Ida Ayu Nyoman Rai. Beliau ini adalah seorang bangsawan asal Bali.
Kesamaan selanjutnya dari dua tokoh ini adalah sama-sama diasuh oleh sosok yang sangat berpengaruh. Diketahui sejak kecil Pangeran Diponegoro banyak diasuh oleh eyang buyutnya yang bernama Gusti Kanjeng Ratu Tegalrejo. Beliau ini merupakan permaisuri dari Sultan Hamengkubuwana I yang bisa dibilang merupakan tokoh yang punya pengaruh besar.
Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya untuk jadi orang besar. Pun begitu dengan Bung Karno dan Pangeran Diponegoro. Mereka berdua tak hanya diharapkan menjadi tokoh besar, tapi seolah ditakdirkan. Dan memang pada akhirnya dua sosok ini jadi tokoh yang benar-benar berpengaruh luas.
Bung Karno pun demikian, ketika dalam timangan beliau selalu mendengarkan kata-kata ibunya bahwa dirinya akan jadi tokoh besar di masa depan. Dan hal tersebut benar-benar terjadi puluhan tahun kemudian.
Entah kebetulan atau takdir, tapi siapa yang menyangka jika Bung Karno dan Pangeran Diponegoro sama-sama memiliki 9 orang istri. Seperti yang kita tahu, jika dihitung mulai Oetari Tjokroaminoto sampai Heldy Djafar, istri Bung Karno berjumlah 9 orang. Bagaimana dengan Pangeran Diponegoro? Mari kita cari tahu sama-sama.
Satu lagi kesamaan antara Pangeran Diponegoro dan Bung Karno adalah ujung hidup mereka yang tragis dan miris. Ya, seperti yang kita tahu Bung Karno sendiri pada akhirnya diusir dari istana setelah sekian lama memimpin. Dan tak lama setelahnya meninggal dalam keadaan sakit. Akhir hidup yang sepertinya tidak terlalu pantas untuk pembesar bangsa sepertinya.
Kalau dipikir-pikir, memang begitu identik kedua tokoh ini. Terlalu identik sampai soal jumlah istri. Bahkan jika kesamaan ini belum cukup, ternyata masih ada satu lagi. Ya, keduanya ternyata juga sama-sama menelurkan sebuah tulisan yang sangat berpengaruh. Pangeran Diponegoro dengan Babad Diponegoro-nya, sedangkan Bung Karno dengan bukunya yang berjudul Di Bawah Bendera Revolusi.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…