Sebenarnya tidak ada parameter khusus kenapa sebuah bahasa dikatakan baik atau buruk. Namun, berdasarkan pengalaman para pembelajar bahasa, ternyata beberapa bahasa bisa dibilang sangat buruk. Alasannya sendiri macam-macam, mulai dari kompleksitas, aksen, perbedaan antara pengucapan dan tulisan, serta masih banyak lagi yang lain.
Lalu, bahasa negara mana yang dikatakan paling buruk di dunia? Sebuah vote dilakukan oleh salah satu situs polling kenamaan, thetopthens.com. Dari sana kemudian didapatkan hasil mengejutkan lantaran bahasa-bahasa terkenal justru yang dianggap paling buruk.
Hal yang jadi pertanyaan pula, apakah Indonesia masuk dalam daftar ini? Mari kita cari tahu lewat ulasan berikut.
Mandarin boleh dibilang menjadi bahasa yang paling sukar dipelajari di dunia. Apalagi secara fluent alias fasih. Dilihat dari segi tulisan, bahasa Mandarin sangat susah untuk dituliskan, apalagi bagi yang baru belajar. Tidak seperti latin yang begitu-begitu saja, lenggak-lenggok tulisan Mandarin sangat berpengaruh. Salah coret sedikit bisa berubah maknanya.
Bahasa Jerman itu benar-benar nyleneh dan lain daripada yang lain. Misalnya saja kata science, dalam bahasa Spanyol kata-kata ini jadi Ciencia, di Italia menjadi Scienza, lalu Jerman, Naturwissenschaft. Benar-benar aneh, kan? Dan perbedaan kata yang jauh sekali itu tidak hanya berjumlah satu atau dua saja.
Setiap negara punya dialeknya sendiri, tapi jika ada yang paling aneh di antaranya, maka sudah pasti itu Korea. Penggemar Korea jangan tersinggung dulu, bahasa satu ini memanglah sangat aneh dilihat dari banyak sisi. Misalnya, kosa kata Korea yang sangat susah diucap. Belum lagi ketika para native-nya berbicara dengan cepat, benar-benar susah ditangkap maksudnya.
Identik dengan bahasa cinta, namun Perancis adalah salah satu bahasa yang lumayan susah untuk dipelajari. Bahasa Perancis benar-benar beda, terutama dalam pelafalannya. Hal tersebut adalah semacam cengkok khusus di akhir pengucapan kata-katanya. Tidak boleh salah biar maknanya bisa secara tegas tersampaikan.
Ada beberapa alasan kenapa bahasa Denmark adalah yang paling susah di antara lainnya. Pertama adalah karena bahasa ini punya pelafalan yang cenderung aneh dan beda, dan kedua adalah ketidaksesuaian antara tulisan dan cara baca. Jadi, apa yang tertuang di dalam teks ketika diucapkan bakal jadi beda sama sekali.
Tidak ada bahasa yang jelek, masing-masing memiliki keunikannya tersendiri. Hanya saja memang diakui kalau beberapa bahasa sangat susah untuk dipelajari lantaran berbagai faktor. Ya, terlepas dari ini semua, nyatanya bahasa kita tidak masuk daftar. Artinya, bahasa Indonesia termasuk dalam kategori yang mudah dipelajari dan manusiawi.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…