Katy Daki Gunung di Cile [image source]
Akhir-akhir ini banyak fenomena pernikahan yang terjadi di jagat raya. Apalagi setelah hari bahagia yang dihelat oleh Raisa-Hamis serta Bella-Emran pada September lalu. Di balik gemerlapnya pesta pernikahan, ternyata banyak juga yang mengalami kisah pilu di dalamnya.
Contohnya saja, kasus Via yang harus duduk sendirian di pelaminan atau Eva yang tertabrak kereta ketika hendak menyebarkan undangan pernikahannya. Kasus satu ini beda lagi, seorang wanita yang telah berpacaran 9 tahun harus rela dicampakkan calon suaminya 3 bulan sebelum hari pernikahan. Bagaima kisahnya? Simak dalam ulasan berikut ini.
Diketahui perempuan ini bernama Katy Collins, ia berasal dari Salford, Inggris. Ia pertama kali bertemu sang pujaan hati, Thomas Soutter ketika mereka sedang menjadi mahasiswa di University of Salford. Mereka mengikat janji sebagai pasangan kekasih yang berlanjut ke tahap selanjutnya setelah lulus kuliah.
Tragis memang, pasalnya Katy dan Thomas telah memilih tanggal untuk menjadi hari bahagianya. Mereka akan menyelenggarakan pernikahan pada bulan Mei 2012. Dikisarkan, biaya pernikahan mereka menghabiskan angka hingga Rp. 440.000.000
Berhenti menyelami depresinya, Katy lalu bangkit. Ia berpikir bahwa tidak ada gunanya jika terus-menerus bersedih dan hanya berdiam diri. Ia lalu memutuskan untuk menjual rumah, mobil dan apapun yang ia punya. Ia merelakan segala kekayaannya untuk mengalihkan diri dari keterpurukan.
Pengalihan-pengalihan yang ia lakukan ketika depresi berat karena patah hati ternyata mendatangkan keuntungan bagi Katy. Ia tidak hanya mendaki banyak gunung saja, namun ia juga mengalami satu fase ketika ia tidur di hutan, menjadi backpacker dari negara satu ke negara lainnya. Ajaibnya lagi, semua itu ia lakukan seorang diri, sebagai perempuan.
Mungkin Tuhan memang sayang dengan semua makhluknya. Keajaiban yang diterima Katy sangatlah nyata. Ketika sedang berkeliling dunia untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa sakit yang mendalam, ia dipertemukan oleh seorang pria baik yang mau menerimanya apa adanya.
Dengan bantuan John Skiddle, Katy pun menerbitkan buku. Ia menceritakan kisahnya sebelum dan ketika ia berkeliling dunia. Kisahnya yang inspiratif otomatis menuai perhatian dari banyak orang. Buku tersebut diberi judulĀ The Lonely Heart Traveller Club dan beredar beberapa episode seperti Thailand, India, dan Cile.
Sosok-sosok seperti Katy Collins kadang menyadarkan kita bahwa masih banyak orang lain yang lebih terpuruk dan menderita daripada diri kita sendiri. Sehingga, jika sedang dirundung masalah, banyak-banyaklah bersyukur dan bulatkan kemauan untuk bangkit. Siapa tahu bisa dapat rejeki nomplok seperti sosok satu ini.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…