Meriah dan gemerlapnya dunia K-Pop menjadikan negara tersebut sebagai salah satu kiblat hiburan baru yang dipuja-puja oleh para penggemarnya di seluruh dunia. Penampilan dari para girlband dan boyband yang glamor, elegan, dan tampak tanpa sedikitpun cela itu menjadi gambaran betapa menjanjikannya industri hiburan di negeri Ginseng ini. Atau setidaknya seperti itulah yang tampak oleh mata kita di permukaan.
Namun, tahukah kamu bahwa di balik kesempurnaan tersebut, terdapat sisi gelap yang jarang terkuak ke hadapan publik? Fakta menyedihkan yang mungkin sekuat tenaga ditutup-tutupi oleh semua lapisan individu yang terlibat dalam industri hiburan tersebut. Beberapa fakta mencengangkan tersebut sudah kami rangkum seperti di bawah ini.
Sehari-harinya, seorang idol Korea Selatan mesti menjalani latihan berat yang tak ubahnya latihan ala militer. Menurut seorang perempuan asal Singapura yang pernah mengikuti audisi pencarian bakat di Korsel, seorang anak didik, yang lazim disebut trainee, biasanya berlatih hingga belasan jam per harinya.
Latihan berjam-jam di pusat kebugaran tak ada artinya jika asupan gizi mereka tak diperhatikan. Setiap makanan dan minuman yang masuk ke tubuh mereka sangat dikontrol, bahkan air putih sekalipun. Jam makan mereka biasanya sudah ditetapkan oleh manajemen yang menaungi dan pastinya wajib untuk dipatuhi.
Sebenarnya ini adalah fakta umum. Namun, tetap saja akan membuat kita terhenyak mengetahuinya. Untuk menembus label atau masuk ke perusahaan hiburan, kerja keras dan dedikasi total saja tidaklah cukup, terutama bagi perempuan. Mereka juga harus bersedia untuk “berkencan” dengan para petinggi agensi atau investor, yang biasanya berakhir menjadi hubungan di ranjang.
Bukan hanya urusan diet atau latihan yang saja yang ketat. Ada banyak hal yang termaktub dalam kontrak yang ditandatangi calon trainee untuk menjadi idol. Gilanya, ada beberapa kontrak yang bahkan sudah berlaku sebelum mereka mulai dilatih. Kontrak seperti ini mengikat individu untuk tetap bersama label tertentu selama beberapa tahun.
Menjadi publik figur dan pusat perhatian adalah impian bagi sebagian orang. Namun, ternyata hal ini tak selamanya benar. Lihat saja penuturan orang-orang terkenal yang justru lelah dan risih berada di posisi tersebut setiap saat. Hal serupa berlaku pada artis K-Pop.
Daya tarik K-Pop berhasil menyihir jutaan pasang mata di seluruh dunia. Dengan begini, budaya serta musik yang mereka bawa akan semakin dikenal luas. Sisi buruknya, hal ini melahirkan para penggemar yang kelakuannya seperti sudah kelewat batas. Sasaeng fans, secara harfiah “penggemar privat”, adalah kalangan perempuan berusia 13 hingga 22 tahun yang terobsesi dengan idol favorit mereka.
Sekarang sudah tahu kan, bahwa K-pop yang selama ini mungkin kamu agung-agungkan ternyata menyimpan sisi kelamnya tersendiri. Tapi, melihat betapa dahsyatnya mereka di atas panggung atau sempurnanya penampilan mereka (meskipun tanpa operasi plastik), rasanya memang ada harga yang harus mereka bayar untuk berada di posisi mereka seperti sekarang ini.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…