Penjara sejatinya menjadi naungan bagi para narapidana untuk menyesali perbuatannya dan bertekad untuk menjadi lebih baik sebelum kembali ke masyarakat. Oleh sebab itu, penjara juga mesti bersifat humanis dan merangkul supaya para tahanan bisa tergugah hatinya. Apalagi kalau sampai eks-narapidana tersebut bisa jadi orang yang berguna di masyarakat, hal itu jadi bukti kesuksesan sebuah penjara.
Namun di Brasil, sempat terjadi hal yang sebaliknya. Alih-alih membimbing para tahanan, yang ada mereka malah membuat narapidana di sana sampai merengang nyawa. Bahkan korbannya mencapai ratusan orang yang tewas. Lalu kenapa bisa sampai bergitu? Berikut ulasan lengkapnya.
Tahun 1992 mungkin menjadi salah satu konflik nahas tak terlupakan yang terjadi di penjara Carandiru Brasil. Adanya kerusuhan dan pembunuhan terhadap napi oleh para sipir. menjadi headline di semua media. Dilansir dari laman Kumparan, total ada sekitar 111 tahanan yang tewas akibat insiden tersebut dan banyak korban lainnya yang mengalami luka-luka.
Siapa sangka kalau insiden besar yang sempat terjadi di Brasil ini, rupanya hanya diawali oleh singgungan kecil saja antara penjaga dan narapidana. Awalnya, terjadi perselisihan kecil antara narapidana yang seharusnya bisa dengan mudah untuk diselesaikan.
Apa yang dilakukan oleh para penjaga penjara tersebut sebenarnya masuk dalam pelanggaran luar biasa. Dengan melakukan penyerangan yang membabi buta pada tahanan dan menewaskan banyak nyawa. Oleh sebab itu, bukan hal yang aneh kalau mereka dijatuhi hukuman dengan masa kurungan yang luar biasa lamanya.
Apa yang terjadi pada penjara Carandiru ini, menjadi sebuah tragedi yang sangat memprihatinkan. Bahkan, Amnesty Internasional mengecam hal tersebut. Banyak pelanggaran HAM yang terjadi di sana dan mendesak penjara tersebut untuk segera ditutup.
BACA JUGA: 3 Penjara Paling Menyeramkan di Dunia, Pernah Terjadi Peristiwa Berdarah yang Bikin Ngeri
Sebuah penjara yang seharusnya menfasilitasi para tahanan untuk siap kembali ke masyarakat dengan keadaan baik, malah jadi pagar makan tanaman. Alih-alih membimbing mereka, malah melakukan tindak kekerasan hingga merenggang nyawa. Semoga hal serupa tidak sampai terjadi kembali dan kita ambil hikmanya untuk masa depan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…