Categories: Inspirasi

Tak Lulus SD, Pedagang Es Krim Ini Bikin Takjub Gara-Gara Usahanya Beromset 500 Juta per Bulan

Pendidikan memang hal yang penting, namun bukan berarti menjadi kunci utama kesuksesan. Pasalnya semua dikembalikan pada kegigihan diri sendiri saat meraih mimpi. Bila pendidikan sangat tinggi pun kalau gampang menyerah, tidak akan menjamin keberhasilan, begitu pula sebaliknya.

Sepertinya hal itu dibuktikan oleh pedagang es yang satu ini. Alih-alih punya pendidikan tinggi, pria ini jadi pengusaha sukses bahkan tanpa tamat SD. Awalnya diremehkan, pria tanpa ijazah ini kini punya omzet Rp 500 juta per bulan. Namun semua tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, ada perjuangan berat. Jadi seperti apa ceritanya? Simak ulasan berikut.

Bukan orang yang berpendidikan tinggi

Seperti yang diketahui, Sanawi bukan merupakan orang yang memiliki gelar sarjana dan lain sebagainya. Sanawi sendiri bahkan sampai saat ini tidak mengatongi ijazah, pasalnya dia hanya sampai di kelas dua sekolah dasar. Setelah keluar dari sekolah, Sanawi mencoba untuk kerja serabutan, dan pekerjaan pertama yang dia pilih adalah menggembala Sapi.

Sanawi [image source]
Namun dirasa hal itu tidak akan mengubah hidupnya, akhirnya Sanawi pun mencoba berbagai macam pekerjaan mulai dari tukang hingga kuli bangunan. Hingga suatu hari pria ini memutuskan untuk hijarah ke Samarinda mencoba peruntungan nasib baru. Namun siapa sangka kalau hal itulah yang mengubah hidupnya 180 derajat.

Menjadi kuli di Samarinda dan awal kesuksesan

Bisa dibilang kalau kedatangannya di Samarinda adalah langkah pertama meraih kesuksesan. Dengan menjadi kuli bangunan di sana, dia berharap kini peruntungannya jadi lebih mujur ketimbang yang dulu. Namun sayang ternyata penghasilan Sanawi tetap sama dengan yang kemarin, hingga akhirnya dia memutuskan untuk mencari tambahan lain.

es krim [image source]
Sanawi kemudian mencoba untuk berjualan es krim dengan sepeda motor. Berkat usaha kecilnya itu siapa sangka dia menjadi pedagang yang sukses hingga bisa menjadi distributor utama dari jualan eskrim itu. Berangkat dari sanalah satu persatu keberhasilan Sanawi diperoleh, hingga dia melebarkan sayap bisnisnya ke segala bidang.

Bisnis yang berkembang tidak karuan

Tak puas dengan hanya satu kesuksesan saja, Sanawi mencoba melebarkan sayap menjajal usaha lain, salah satunya adalah mini Market. Namun siapa sangka mini marketnya juga menuai kesukesan serupa hingga memiliki banyak cabang di beberapa daerah. Kemudian Sanawi juga mencoba untuk terjun dalam bidang penyewaan kontainer. Beruntung bisnis barunya itu juga ikut berkembang, dan usahanya jadi semakin bertambah maju.

Kontainer [image source]
Jadi bukan hal yang aneh kalau dia bisa mendapatkan penghasilan mencapai Rp 500 juta dalam sebulannya. Kini Sanawi yang tidak pernah merasakan bangku sekolah itu bisa memiliki banyak bisnis dan ratusan karyawan yang bekerja padanya. Sebuah kesuksesan yang dulu tidak pernah dia bayangkan.

Namun Sanawi tetap menjunjung tinggi pendidikan

Meskipun begitu, Sanawi tetap menganggap sebuah pendidikan adalah hal yang penting. Dia yang tidak lulus SD saja bisa sesukses itu, bagaimana kalau dulu Sanawi selesai sekolah, pasti lebih banyak keberhasilan yang di dapatkan. Bagi Sanawi kunci suksesnya bukan hanya bekerja keras, namun semangat pantang menyerah merupakan hal utama dalam usahanya.

Mini market [image source]
Tidak melulu langsung berhasil, sudah banyak kegagalan yang menimpa dirinya, namun Sanawi tetap bangkit kembali. Kini dia telah menuai buah dari rasa pantang menyerah yang dimilikinya dulu.  Sekali lagi Sanawi membuktikan kalau usaha tidak akan pernah mengkhianati sebuah hasil.

Berkaca dari kisah Sanawi kita jadi paham, betapa pentingnya rasa pantang menyerah dalam meraih kesuksesan. Sanawi telah belajar langsung dari kehidupan, oleh sebab itulah dia membagikan rahasia keberhasilannya itu. Jika Sanawi bisa, tidak menutup kemungkinan kita  bisa mengikuti kesuksesannya.

Share
Published by
Arief

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

7 days ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

1 week ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago