Billy Milligan [image source]
Banyak dari kita yang mungkin pernah mendengar cerita tentang satu orang yang hidup dengan beberapa kepribadian berbeda. Hal itu sebenarnya bukan merupakan cerita belaka, karena yang demikian adalah salah satu jenis kelainan kepribadian dengan istilah Dissociative Identity Disorder (DID). DID ini adalah kondisi di mana seseorang memiliki sejumlah kepribadian.
Orang yang menderita DID biasanya akan tanpa sadar mengubah kepribadiannya dan seketika pula lupa dengan apa yang sudah diperbuat. Tak jarang juga ‘kepribadian lain’ itu melakukan perbuatan kriminal yang membingungkan. Itulah kemudian mengapa kasus ini sangat terkenal sampai saat ini, karena baik psikiater maupun kepolisian masih kesulitan untuk memahaminya. Dan berikut ada lima orang penderita DID yang kasusnya akan dikenal sepanjang masa karena sangat.
Pada tahun 1979 ada seorang wanita pekerja hotel berusia 23 tahun yang dengan brutal membunuh tamu hotel. Tamu berusia 72 tahun itu dibunuh dengan cara dipukul dan digigit hingga meregang nyawa. Juanita Maxwell kemudian menjadi tersangka karena bukti darah yang menempel pada sepatunya dan luka tergores pada wajahnya. Namun saat itu si pekerja hotel mengaku tidak tahu apa yang telah terjadi.
Billy Milligan adalah pria berusia 22 tahun yang menjadi tersangka atas kasus penculikan dan pemerkosaan tiga perempuan pada tahun 1977. Satelah divonis penjara, dia menemui seorang psikiater dan didiagnosa memiliki 24 kepribadian. Pengacara Billy kemudian menegaskan bahwa yang melakukan penculikan dan pemerkosaan itu bukanlah sosok Billy melainkan kepribadian lain dalam dirinya, Ragen seorang pria Yugoslavia dan Adalana perempuan lesbian.
Wanita ini merasakan kepribadian lainnya mulai muncul saat di usia 2 tahun dia melihat seorang pria diangkat dari sebuah parit dan lelaki itu diduga telah meninggal. Sejak itulah kemudian Sizemore mengaku dia sering bertingkah aneh, dan sering lupa bila dirinya telah mengakibatkan sebuah kekacauan. Hal itu semakin terlihat saat dia baru saja melahirkan anak pertamanya.
Shirley Mason diduga menderita kelainan DID karena memiliki kisah masa kecil yang sangat tragis di mana dia disiksa oleh ibunya sendiri. Ketika merasa ada yang aneh dalam dirinya, Shirley langsung menemui Dr. Cornelia Wilbur dan menceritakan bahwa beberapa kali dia berada di sebuah hotel di kota yang berbeda-beda tanpa tahu bagaimana caranya pergi. Juga pernah suatu hari dia berada di sebuah toko dengan kondisi yang berantakan namun tak mengerti apa yang telah terjadi.
Sejak usianya memasuki 2 tahun, Truddi Chase sering disiksa secara fisik dan seksual oleh ayah tirinya. Sementara ibunya juga sering menyiksanya secara emosional selama 12 tahun. Itulah yang kemudian membuat Truddi kecil merasa frustasi hingga kemudian muncul 92 kepribadian yang berbeda dalam dirinya.
Bila seseorang memiliki lebih dari satu kepribadian memang sudah menjadi hal wajar saat ini. Tentu saja orang luar juga tak akan begitu mempermasalahkan hal itu selama tidak memberikan dampak negatif. Namun tetap saja para penderita DID harus segera menemui para ahli agar apa yang ada dalam dirinya tidak menimbulkan kekacauan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…