Beberapa waktu lalu, Donald Trump yang mencalonkan diri menjadi presiden banyak dikritik di berbagai media. Pasalnya, ia menunjukkan sikap tidak toleran terhadap warga muslim, bahkan kepada masyarakat muslim Amerika sendiri.
Baca Juga : 5 Sosok Muslim Abad Pertengahan yang Mungkin Lebih Cerdas Daripada Einstein
Seandainya ia menjadi presiden, Trump berencana melarang muslim masuk ke Amerika dan akan mendata atau semacam memberi label mereka yang beragama muslim di Amerika. Mungkin ia lupa bahwa ada begitu banyak orang Islam yang memiliki prestasi dan diakui di Amerika sendiri dan bahkan dunia. Berikut ini beberapa diantaranya.
Malcolm X adalah seorang Muslim yang menjabat sebagai perdana menteri serta merupakan aktivis hak asasi manusia. Ia begitu dikagumi karena keberaniannya untuk menegakkan hak masyarakat kulit hitam serta mengungkapkan kejahatan kulit putih Amerika terhadap warga kulit hitam di masa tersulit.
Kareem Abdul-Jabbar terlahir dengan nama Ferdinand Lewis Alcindor, Jr. Ia adalah seorang mantan pemain basket Amerika dengan begitu banyak prestasi. Ia pernah bermain selama 20 musim di NBA untuk Miwaukee Bucks dan LA Lakers.
Jawed Karim adalah seorang entrepreneur internet Jerman-Amerika dan merupakan keturunan Bangladesh. Ia dikenal sebagai salah satu penemu YouTube, serta sosok yang membuat beberapa komponen utama untuk PayPal seperti real-time anti-fraud-systemnya.
Muhammad Ali adalah mantan petinju profesional dan diakui sebagai petinju kelas berat terbaik. Ia adalah sosok yang dihormati di Amerika dan dunia. Tidak hanya karena kemampuannya di dalam ring, tapi juga karena nilai-nilai kebaikan yang ia tunjukkan di luar ring. Mulai dari kebebasan beragama, keadilan ras, dan masih banyak lagi.
“Kenapa mereka memintaku memakai seragam dan berangkat ribuan mil dari rumah dan menjatuhkan bom kepada orang kulit cokelat di Vietnam, sementara mereka yang disebut Negro di Louisville masih diperlakukan seperti anjing dan tidak diakui hak asasinya?” ujar Muhammad Ali.
Hakeem Olajuwon adalah salah satu mantan pemain basket hebat dari Amerika. Ia sempat bergabung di tim Houston Rockets dan Toronto Raptors, serta juga pernah menjadi anggota tim nasional Amerika.
Baca Juga : 5 Hal ini yang Akan Terjadi Jika Negara Islam Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Amerika
Masih ada beberapa Muslim yang begitu diakui di Amerika dan dunia. Seandainya Donald Trump benar-benar menjadi presiden dan memberlakukan keinginannya untuk mendiskriminasikan masyarakat Muslim, tentu saja ini sama dengan Amerika menjilat ludah sendiri. Ada berapa banyak orang Muslim yang turut memberikan nama harum bagi Amerika seperti atlet-atlet di atas, atau mereka yang berkontribusi dalam teknologi demi kemudahan sehari-hari. Kebijakan yang direncanakannya sama saja dengan tidak mewadahi masyarakat Muslim Amerika.
Senin (17/2/2025), situasi di Indonesia tiba-tiba mencekam bersamaan dengan munculnya aksi-aksi demo yang digelar oleh…
Sedang heboh tagar #KaburAjaDulu di berbagai media sosial. Sebuah ajakan untuk meninggalkan Tanah Air demi…
Nama Abidzar Al-Ghifari kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya tentang drama Korea dalam sebuah podcast menuai…
Ketika wajib pajak susah bayar pajak, siapa yang dirugikan? Bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat…
Nama Iris Wullur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia membongkar dugaan perselingkuhan…
Sudah saatnya untuk selalu waspada terhadap tawaran kerja yang menggiurkan. Seperti kisah tentang 100 wanita…