Teka-teki kembalinya Timnas dilatih oleh Luis Milla bisa dibilang kini masih abu-abu. Meski PSSI sudah memastikan memperpanjang kontraknya selama satu tahun, namun mantan nahkoda Timnas U-21 Spanyol tersebut hingga kini belum menunjukkan batang hidungnya. Bahkan dalam uji coba melawan Mauritius Selasa (11/9) perannya akan digantikan Bima Sakti sebagai pelatih. Entah apa penyebab hal tersebut bisa terjadi, tapi yang pasti banyak kalangan menginginkannya kembali.
Meski banyak diharapkan bisa tangani Timnas lagi, situasi seperti penuturan di atas ternyata mulai memunculkan isu dikalangan warganet siapa yang cocok gantikan Milla jika tidak jadi melatih. Pelatih lokal sampai berdarah mancanegara disebut layak menggantikan perannya di Tim Merah Putih. Dan berikut ini lima calon pengganti Luis Milla di kursi pelatih Timnas.
Dalam dunia kepelatihan bisa dikatakan Bima Sakti belum terbukti betul kemampuannya. Kiprah profesionalnya dalam menjadi nahkoda tim diketahui baru di Timnas ini saja. Kendati minim jam terbang, namun dirinya adalah assisten tetap Milla dari berbagai kejuaraan yang diikuti oleh Tim Merah Putih.
Berbeda dengan Bima Sakti tadi, Rahmad Darmawan merupakan salah satu pelatih yang kenyang makan asam garam dunia jagad sepak bola. Karier kepelatihannya juga bagus dengan dipercaya jadi juru taktik klub lokal dan manca. Sejumlah gelar Indonesia juga sukses direngkuh oleh mantan pelatih Sriwijaya ini.
Sebagai seorang nahkoda tim sepak bola memang Indra Sjafri tidaklah banyak berkalung gelar atau dikontrak klub luar negeri. Tapi, menilik filosofi yang dibawanya di tubuh Timnas U-19 dengan permainan bola-bola pendek dan pengembangan sepak bola modern. Melihat kondisi itu agaknya bisa dibilang Coach Indra cocok untuk menggantikan Luis Milla.
Bila melihat pernyataan ketua PSSI yakni Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu, yang mengungkapkan jika pengganti Luis Milla adalah pelatih Liga 1. Nama Simon Mcmenemy, pastinya bisa dikedapankan untuk tangani Tim Merah Putih. Selain paham kultur sepak bola Indonesia lantaran sudah berkelana ke sejumlah klub tanah air, ia juga kunci sukses Bayangkara juara Liga 1 di musim lalu.
Seperti halnya Luis Milla, Mario Gomez juru taktik Persib Bandung juga memiliki treck recond bagus di jagad sepak bola. Tercatat ia merupakan assisten pelatih Hector Cuper di tiga tim Eropa yakni Inter Milan, Valencia CF, dan Real Mallorca. Tidak berhenti di situ saja ia juga sukses antarkan Johor Darul Takzim menjadi juara AFC Cup 2015.
Jika menimbang-menimbang pelatih tersebut pastinya semuanya layak untuk tangani Timnas. Apalagi mereka juga memiliki banyak keunggulan yang tidak bisa dipandang remeh. Namun, kalau melihat pondasi Tim Merah Putih yang sudah kuat agaknya tetap mengusahakan Luis Milla tetap melatih tetap jadi pilihan terbaik. Seperti halnya mewarisi kuliner legendaris, jika beda tangan yang mengolah pastinya rasanya akan berbeda.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…