Indonesia darurat bom bunuh diri. Ya, itulah fakta yang terjadi saat ini. Yang bikin tak habis pikir, para pelaku tersebut juga nekat melibatkan seluruh anggota keluarganya. Mulai istri hingga anak-anak mereka, dijadikan sebagai wadah bom berjalan yang siap diledakkan. Meski sebagian besar ikut terlibat dan akhirnya tewas sia-sia, masih ada beberapa anak yang enggan mengikuti ajakan dari tindakan keji tersebut.
Saat Anton Febriyanto merakit bom pun, ketiga anaknya tak ada yang mengetahui. Sesaat setelah terjadi ledakan, barulah mereka sadar apa yang telah dilakukan sang ayah selama ini. Oleh anggota kepolisian, bom yang meledak di Rusun Wonocolo Blok B Lantai 5 itu, diduga terkait dengan peristiwa serupa yang juga terjadi pada tiga buah gereja di Surabaya.
Apapun alasannya, meledakan diri di sebuah tempat tidak dibenarkan dalam ajaran agama apapun. Seperti kisah di atas, semua orang bisa saja terkena bahaya pemikiran radikal lewat internet dan sosia media. Solusinya? Sahabat Boombastis harus bijak dalam berpikir saat menggunakan internet dan sosial media. Bukan begitu?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…