Memang, masalah angket pansus KPK hingga saat ini masih belum menemukan jalan terang. Alhasil kini anggota dewan seolah terbagi menjadi dua kubu. Di satu sisi ada yang tidak puas dengan hasil kerja KPK namun di sisi lain ada pula yang akan mendukung untuk tetap maju. Ya, semua pasti memiliki alasannya sendiri.
Hingga beberapa waktu yang lalu, salah satu anggota dewan yang setuju dengan angket KPK, Fahri Hamzah, mengeluarkan pendapatnya tentang masalah yang satu ini. Ya, menurutnya KPK dibubarkan karena dianggap tidak berhasil dalam pemberantasan korupsi. Meskipun hanya pendapat, jika memang benar-benar terjadi, bisa bagaimana ya Indonesia ini? Simak ulasan berikut.
Asal tahu saja, hampir setiap tahun Indonesia kehilangan Triliunan rupiah. Bayangkan saja, tahun kemarin Indonesia rugi 3 Triliun karena ulah para tikus berdasi. Jadi bukan hal yang aneh kalau menurut data ICW total kerugian Indonesia mulai 2001-2015 mencapai 203 Triliun. Sedangkan aset negara yang kembali hanya sekitar 21 Triliun.
Sebenarnya sebelum adanya KPK, masalah KKN ini sepenuhnya diserahkan pada Kepolisian dan Kejaksaan. Namun karena waktu itu ibu Megawati menyadari masih kotornya birokrasi, alhasil dibentuklah sebuah lembaga yang mandiri dan bebas dari pengaruh kekuasaan. Sehingga dapat mempermudah langkah dalam melakukan penyelidikan hingga ke akar-akarnya.
Seperti yang diketahui, sejak diselenggarakannya rapat mengenai angket KPK, banyak masyarakat yang memilih tidak setuju dengan hal itu. Pasalnya adanya angket tersebut dinilai sebagai sebuah pelemahan terhadap KPK oleh segolongan pihak. Itu baru masalah angket, bayangkan jika memang KPK harus dibubarkan.
Salah satu hal yang drama politik paling panas di tahun ini adalah kisruh mengenai hak angket yang sampai sekarang belum adanya kejelasan. Ya, sempat terjadi berbeda paham antara anggota dewan mengenai hal tersebut, terutama masalah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang biasa dilakukan oleh KPK. Beberapa anggota dewan menganggap hal itu merupakan produk gagal dari KPK sendiri.
Mungkin memang itulah beberapa hal yang mungkin terjadi jika memang KPK bakal dibubarkan. Ya, bakal ada plus dan minus jika keputusan besar itu benar-benar diambil. Sebenarnya masalah korupsi ini bukanlah hanya mesti dipikirkan oleh KPK, namun kita bersama.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…