Kembali ke beberapa masa yang lalu, Bumi pernah jadi tempat tinggal hewan-hewan cantik nan eksotis. Sayangnya, hari ini mereka sudah jadi cerita-cerita saja karena telah punah lantaran banyak hal, terutama perburuan yang dilakukan oleh manusia. Hari ini, masalah kepunahan tersebut tetap ada bahkan mengancam lebih banyak lagi hewan-hewan langka yang lain.
Beberapa jenis hewan kini hanya berjumlah sedikit sekali. Jika mereka semua mati atau gagal beranak pinak, maka bisa dipastikan makin banyak lagi binatang yang berakhir pula menjadi sejarah. Sangat disayangkan kalau sampai terjadi karena sebenarnya kita dimampukan untuk menjaganya.
Berikut adalah beberapa jenis hewan yang tengah dihadapkan dengan masalah kepunahan serius. Jumlah mereka sungguh sedikit dan menjadi yang terakhir di Bumi. Simak ulasannya berikut.
Tidak banyak yang tahu jika selama ini daerah liar di Spanyol dihuni oleh hewan cantik bernama Iberian Lynx. Secara fisik hewan ini mirik Lynx pada umumnya, namun Iberian Lynx memiliki semacam bulu leher yang eksotis. Sayangnya, hewan unik ini sekarang jumlahnya sangat miris. Hanya terdapat sekitar 100an Iberian Lynx yang masih ada di dunia.
Badak Jawa adalah spesies yang sangat rentan punah. Saat ini jumlahnya sendiri hanya sekitar 60 ekor di alam liar. Kabar buruknya, Badak Jawa kerap mati lantaran penyakit dan susah untuk berkembang biak. Ini jadi semacam alarm kalau tak lama lagi kita mungkin kehilangan spesies ini untuk selamanya kalau tidak ada aksi nyata dari pemerintah.
Red Wolf atau serigala merah ini juga tengah menghadapi masalah yang sama yakni kepunahan. Percaya atau tidak, saat ini di alam liar jumlah mereka hanya sekitar 20 ekor saja untuk jenis serigala merah yang benar-benar asli.
Sungai Yangtze di Tiongkok adalah rumah asli bagi lumba-lumba lokal di sana. Sayangnya, makin lama keberadaan lumba-lumba ini makin langka. Percaya atau tidak, hari ini jumlah mereka hanya sekitar sepuluh saja!
Jika ada hewan yang menghadapi kepunahan secara nyata, maka ia adalah kura-kura raksasa satu ini. Alasannya sudah tentu karena jumlahnya hanya satu saja di dunia. Ketika kura-kura ini meninggal, maka kita hanya akan bisa melihatnya di buku dan internet saja.
Seandainya saja dulu manusia tidak melakukan perburuan gila dan menekan eksistensi para hewan ini, maka sekarang keadaannya akan sangat lain. Ya, mungkin saja jumlah hewan-hewan langka ini bisa lebih banyak lagi. Hal yang sudah terjadi biar jadi pelajaran, yang jelas hewan-hewan di atas butuh untuk makin dilindungi agar tidak terancam punah untuk selamanya.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…