Rekam jejak CIA sebagai agen intelejen yang beroperasi di seluruh dunia memang kerap menimbulkan kontroversi. Organisasi yang menjadi mata dan telinga pemerintah Amerika Serikat dan bagi sekutu-sekutunya itu dianggap banyak melakukan tindakan ilegal dengan menggunakan peralatan khusus.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah soal adanya ‘Heart Attack’ Gun atau pistol khusus yang mampu memicu serangan jantung bagi sasaran yang tertembak. Cara kerjanya yang halus dan seolah tak terlihat membuat senjata tersebut sangat menakutkan. Terutama bagi para tokoh yang dianggap sebagai musuh Amerika Serikat.
Salah satu bentuk dari tindakan tersebut adalah dengan cara membunuh para tokoh atau penguasa asing tersebut tanpa menimbulkan konflik yang lebih luas. Operasi senyap pun menjadi metode yang dipakai. Untuk itu, biro layanan perang rahasia (clandestine) CIA didorong untuk menemukan formula berupa racun yang mematikan.
Nantinya, racun tersebut akan ditransmisikan lewat tembakan dari pistol yang dirancang secara khusus sesuai kebutuhan CIA. Target yang menjadi sasaran diasumsikan akan roboh dalam beberapa saat ketika racun bereaksi. CIA ingin agar hal tersebut murni sebagai serangan jantung secara alami.
Senjata berisikan peluru berupa jarum itu nantinya akan hancur dan racun beku di dalamnya akan mulai mencair. Pada fase inilah, racun akan memasuki aliran darah yang kemudian menyebabkan gagal jantung pada target yang dituju. Hal ini kemudian diungkapkan oleh seorang analis di bidang intelijen, Fred Burks.
Upaya AS melenyapkan tokoh-tokoh asing lewat CIA memang bukanlah sebuah rahasia umum. Menurut temuan Komisi Gereja yang dilansir dari We Are the Mighty (04/12/2019), nama-nama seperti Fidel Castro (Kuba), Patrice Lubumba (Kongo), Rafael Trujillo (Republik Dominika), Ngo Dinh Diem (Vietnam), dan Jenderal René Schneider (Chili), adalah target yang menjadi sasaran pembunuhan CIA.
BACA JUGA: 5 Operasi Paling Kotor yang Pernah Dilakukan CIA
Senjata tanpa nama resmi dan hanya disebut sebagai ‘heart attack’ gun tersebut, merupakan satu dari sekian cara kotor CIA dalam upayanya melenyapkan musuh-musuh politik yang mengancam kepentingan AS di luar negeri. Bahkan, badan intelijen rahasia itu santer disebut-sebut ikut bertanggung jawab atas segala kekacauan terselubung di banyak negara. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…