Beberapa waktu lalu, sempat beredar sebuah berita mengejutkan yang viral karena telah banyak dibagikan di sosial media dan menyebar lewat aplikasi Whatsapp (WA). Isinya memperlihatkan sebuah bayi yang memiliki kondisi kulit tidak wajar dan sekilas mirip dengan alien.
Dalam narasi disebutkan, bayi tersebut memakan usus sang ibu yang mengandungnya dan kemudian disuntik sebanyak 17 kali sampai meninggal dunia. Belakangan, informasi tersebut ternyata keliru alias hoax belaka. Jika dilihat dari sisi ilmiah, kelainan yang ada pada bayi itu bernama Harlequin Ichthyosis. Selengkapnya, simak ulasan Boombastis.com berikut ini.
Penyakit kulit seperti Harlequin Ichthyosis memang tergolong langka dan bukanlah hal yang biasa dijumpai. Rata-rata, para penderita merupakan bayi yang baru saja dilahirkan. Dilansir dari Tirto.id (06/12/2019), Harlequin Ichthyosis merupakan kelainan kulit genetik langka yang menyebabkan kulit mereka akan tampak kering.
Tak hanya kering, bayi yang menderita penyakit ini juga memiliki kulit yang sangat keras dan tebal hingga menutupi sebagian besar tubuhnya. Pada beberapa bagian, terlihat seperti persegi yang terpecah-pecah. Mirip seperti tanah yang mengalami kekeringan. Alhasil, kelopak mata, hidung, mulut, dan telinga akan terpengaruh dari penyakit yang ditimbulkan.
Fenomena ini sejatinya merupakan hal yang bisa diteliti dalam dunia medis. Sayangnya, keberadaan para penderita Harlequin Ichthyosis kerap menjadi sasaran eksploitasi oleh mereka yang tidak bertanggung jawab. Seperti postingan berita bayi yang memakan usus ibunya yang viral beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Express.co.uk (23/01/2017), seorang bayi perempuan di India ditolak oleh sang ibu karena menderita penyakit aneh yang tak lain adalah Harlequin Ichthyosis. Meski informasinya benar, beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab kemudian membuat konten menyesatkan (missleading) dari fenomena tersebut, dengan menambahkan narasi yang tidak sesuai fakta.
Ada penyebab khusus yang mengakibatkan bayi mengidap penyakit kulit Harlequin Ichthyosis. Dilansir dari Klikdokter.com, mutasi genetik-tepatnya mutasi pada gen ABCA12 pada kromosom 2, menjadi sebab dari timbulnya Harlequin Ichthyosis pada bayi. Padahal, gen ini berfungsi memproduksi protein yang penting untuk pembentukan sel kulit normal.
BACA JUGA: Pityriasis Alba, Penyakit Kulit Mirip Panu yang Dipercaya Akibat Sengatan Matahari
Dalam dunia medis, penyakit kulit seperti Harlequin Ichthyosis memang bisa saja diidap oleh bayi yang baru dilahirkan. Sayangnya, segala keanehan yang ditimbulkan terkadang membuat sebagian orang dengan teganya melakukan pemelintiran dengan menambahkan narasi yang macam-macam. Salah satunya seperti bayi aneh pemakan usus yang ternyata hoax belaka.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…