Selain terkenal dengan kekayaan alamnya, Indonesia juga ternyata mempunyai segudang pengusaha kaya raya yang sukses berbisnis di luar negeri. Salah satunya adalah Nisin Sunito, pengusaha sekaligus pemilik peternakan sapi terbesar yang berlokasi di Darwin, Australia. Bahkan peternakan sapinya tergolong paling besar di Australia.
Tak banyak pebisnis Indonesia yang mempunyai aset yang besar pada bisnis di bidang peternakan tersebut. Bahkan, Nisin Sunito yang bersaudara kandung dengan pengusaha properti kenamaan, Iwan Sunito, menjadi satu-satunya pebisnis Indonesia yang mempunyai usaha peternakan di luar negeri. Selain sukses sebagai pengusaha, sepak terjang pengusaha asal Kalimantan Tengah ini sangat menarik untuk disimak.
Nisin Sunito lahir di sebuah keluarga keturunan Tionghoa yang mempunyai latar belakang sebagai pebisnis sembako yang sukses di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Bersama saudara kandungnya, Iwan Sunito, dirinya kemudian pindah ke Surabaya, Jawa Timur, agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Meski berlatar belakang pengusaha sukses. keluarganya pun pernah mengalami masa-masa yang cukup sulit.
Selepas menamatkan pendidikan SMA-nya di Surabaya, bersama dengan Iwan Sunito, ia pun berangkat menuju Australia untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. UNSW atau University of South Wales, menjadi tujuan belajar setibanya di Australia. Seolah tak ingin jauh dengan latar belakang keluarganya, Nisin Sunito mengambil program studi bisnis.
Langkah fenomenalnya ketika memutuskan untuk terjun di bisnis peternakan, mengantarkan dirinya menjadi seorang pengusaha sapi terbesar di Australia. Pada saat itu, Nisin Sunito membeli sebuah peternakan Kiana milik pengusaha lokal pada 2005 silam. Lokasi peternakannya sendiri berada 1.132 km, di sebelah tenggara Kota Darwin, Australia.
Tak hanya mengibarkan bisnis peternakan sapinya di Australia, Nisin Sunito juga diketahui membuka unit bisnisnya di Indonesia. Dengan bendera Oceanic Indonesia, cabang usahanya tersebut bergerak dibidang feedlot atau penggemukan sapi. Lokasinya tersebar di beberapa tempat di Indonesia seperti Lampung dan Banten yang berkapasitas 10.000 hingga 15.000 ekor.
Selain besar di bidang peternakan, Oceanik Multitrading Pty Limited milik Nisin Sunito juga bergerak di beberapa bidang bisnis lainnya. Seperti industri kertas, pengolahan limbah kertas, kimia hingga properti. Dibidang bangunan tersebut, ia ternyata tidak sendirian.
Berangkat dari kehidupan yang sulit, bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk sukses di kemudian hari. Hal ini dibuktikan oleh Nisin Sunito yang berangkat dari nol hingga sukses menjadi pengusaha. Hal serupa yang bisa kita terapkan dalam kehidupan. Jangan pernah menyerah dengan keadaan jika ingin merubah nasib di masa depan. Semoga kisah di atas menginspirasi ya Sahabat Boombastis.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…