Cinta Laura dulu dikenal sebagai aktris yang mempunyai aksen khas berbicara Bahasa Indonesia dengan logat Bahasa Inggris. Pasalnya, dari kecil hingga remaja ia tinggal di luar negeri. Namun, kini Cinta Laura lebih dikenal sebagai aktivis sosial.
Cuplikan video dengan kata-kata memotivasi dari Cinta Laura banyak berseliweran di media sosial. Ia bahkan membangun sekolah gratis di beberapa daerah di Indonesia. Bagaimana perjalanan karier Cinta Laura sampai sekarang masih eksis di tanah air? Simak ulasan Boombastis.com berikut.
Cinta Laura Kiehl atau lebih dikenal sebagai Cinta Laura memulai karier sebagai jebolan finalis model pada 2006, saat usianya masih 13 tahun. Tak berapa lama, tepatnya saat berusia 14 tahun, Cinta mulai menjajaki dunia akting. Sinetron pertamanya berjudul Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?) yang terbilang booming sampai Cinta pun dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Saat itu, salah satu dialog terkenal Cinta “sudah hujan, becek, nggak ada ojek” begitu dikenal orang karena logat kentalnya tersebut. Sampai orang-orang banyak menirukan dan menjadikannya meme. Namun, di balik hal tersebut terdapat cerita sedih. Menurut ibunda Cinta, Herdiana Kiehl, dalam wawancara dengan sebuah tabloid via YouTube, mengatakan bahwa Cinta tidak nyaman dengan jargon tersebut. Bagi Cinta jargon tersebut adalah rundungan untuknya.
Cinta Laura mengenyam pendidikan di Universitas Columbia New York, yang termasuk 5 kampus ternama di Amerika Serikat. Ia memulai kuliah pada 2011 jurusan Psikologi dan Sastra Jerman. Cinta berhasil menyelesaikan pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun dan lulus dengan nilai 3,9 atau predikat cum laude.
Cinta Laura ikut terlibat dalam Yayasan Soekarseno yang berdiri sejak 2002. Yayasan tersebut milik keluarga ibu Cinta Laura. Sang ibu berperan sebagai ketua, sedangkan Cinta selaku wakil ketua. Yayasan Soekarseno berfokus pada bidang pendidikan dan kesehatan di Bogor dan Jakarta. Sejauh ini, terdapat 10 sekolah dasar yang direnovasi dan disubsidi oleh yayasan ini. Sementara itu, mereka juga membangun dan mensubsidi 2 sekolah yaitu SMP Pangerasan 1 dan SMP Pangerasan 2.
Cinta Laura merupakan salah satu publik figur Indonesia yang kerap menyuarakan kepedulian terhadap isu sosial. Salah satunya menyuarakan terkait Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Ia menyuarakan alasan pentingnya RUU PKS agar disahkan di Indonesia, karena menurutnya payung hukum untuk melindungi korban kekerasan seksual di Indonesia masih belum ada. Cinta pun memberikan edukasi terkait perundungan yang kerap terjadi di Indonesia. Ia menolak tegas berbagai bentuk perundungan.
BACA JUGA: Cinta Laura Ungkap Pilih Hidup Hemat, Dipuji Netizen hingga Dinyinyir Selebtwit
Transformasi Cinta Laura selama sekitar 15 tahun belakangan patut menjadi contoh bagi generasi sekarang. Aktif dalam kegiatan sosial dan tetap berwawasan serta tidak terbutakan oleh barang bermerek.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…