Ditangkap Gara-Gara Status Sosmed
Kamu tentu masih ingat betul bagaimana status path Florence yang menghina Jogja kemudian dikecam oleh banyak orang. Tidak hanya itu saja, ia juga sempat berurusan dengan pihak berwajib gara-gara statusnya tersebut.
Ini membuktikan cepatnya informasi beredar lewat sosial media, jadi kamu harus benar-benar hati-hati dengan apapun yang kamu tulis di media sosialmu. Meskipun tujuanmu bercanda, kamu harus berhati-hati dengan apa yang kamu katakan. Jangan sampai candaanmu di internet justru membuatmu berurusan dengan hukum seperti orang-orang berikut ini.
Zhai Xiaobing adalah seorang blogger asal Beijing, China. Ia ditangkap karena tulisan di twitternya yang memparodikan film Final Destination. Ia menulis bahwa film selanjutnya dari franchise Final Destination adalah tentang aula Great Hall of the People yang jatuh menimpa delegasi partai komunis China. Ia juga menulis, ‘An earth-shaking debut will be seen at the global premiere on Nov.8!’ Tanggal yang ditulis Zhai tersebut bertepatan dengan kongres 1 minggu partai komunis China.
Pada awal Januari 2010, salju deras membuat penerbangan di sekitar Inggris Utara ditunda, termasuk bandara Robin Hood Airport di South Yorkshire. Rupanya Paul Chambers merasa hal ini sangat mengesalkan hingga ia memutuskan untuk membuat status via twitter berikut ini:
“Sial! Bandara Robin Hood ditutup. Kamu punya waktu seminggu lebih sedikit untuk memperbaiki semua, jika tidak aku akan meledakan bandara ini!”
Seorang remaja 14 tahun asal Belanda tiba-tiba membuat sebuah postingan di twitter yang isinya mengancam penerbangan American Airlines. Pihak penerbangan tersebut tidak tinggal diam, ia langsung merespon twitter tersebut dan mengatakan padanya bahwa laporan untuk FBI sudah dibuat mengenai ancaman tersebut.
Pemuda berusia 19 tahun ditangkap karena berkomentar tentang tragedi kecelakaan yang terjadi di Glasgow. Komentar yang bermaksud sebagai bercandaan itu memang tidak lucu mengingat ia membicarakan sebuah tragedi kecelakaan yang menewaskan 6 orang.
Dua turis asal Inggris, Leigh van Bryan dan Emily Bunting ditahan selama 12 jam dan dicurigai sebagai seorang teroris setelah ia memposting tentang rencana liburannya di Amerika. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan memposting rencana liburan, kecuali bahasa yang ia pilih ternyata dianggap mengancam.
Dalam tweet-nya, Leigh menulis bagaimana ia akan ‘destroy America’ alias menghancurkan Amerika. Namun yang tidak diketahui, menurut Leigh ‘destroy’ di sini adalah sebuah kalimat slang dari berpesta. Tidak hanya itu saja, koper mereka juga digeledah setelah gara-gara salah satu tweetnya yang tertulis ia akan menggali makam Marilyn Monroe, yang sebenarnya kalimat tersebut adalah referensi dari film Family Guy. Keduanya kemudian dipulangkan ke Inggris dan harus mendaftar visa dari kedutaan Amerika di London sebelum terbang ke Amerika lagi.
Justin Carter, remaja berusia 19 tahun dan temannya berdebat dengan seseorang lewat facebook tentang game league of legends. Gamer lainnya kemudian menyebut Justin gila dan Justin membalasnya dengan sarkasme.
“Aku memang gila. Seperitnya aku akan menembak sekolah TK dan melihat darah anak-anak tak berdosa mengalir dan memakan salah satu jantung mereka”
Nonton konser penyanyi favorit memang terkadang jadi hal yang sangat diimpikan. Tapi jangan sampai rasa senangmu membuatmu lupa berhati-hati saat memposting sesuatu lewat media sosial David King, Jr. seorang pemuda asal Australia yang tengah bersemangat untuk menyaksikan konser Pink. Namun ia ditangkap setelah menulis tweet yang dianggap mengancam. Meskipun menurut David tweet tersebut merupakan referensi dari salah satu lagu Pink.
Pemuda berusia 19 tahun, Josh Pillaut mengalami hal yang serupa dengan Justin Carter. Ia terancam dipenjara 10 tahun setelah ia saling ejek dengan teman gamernya. Namun sayangnya, apa yang ia ucapkan dianggap sebagai ancaman serius hingga rumahnya kemudian didobrak oleh agen Federal.
Melihat beberapa kasus di atas, ada baiknya kamu mulai berhati-hati dengan apa yang kamu tulis di media sosial. Apapun yang kamu tulis akan terus terekam di internet dan bisa dibaca oleh siapapun di dunia ini. Tidak hanya itu saja, pihak berwajib juga bisa melacak identitas dari seseorang tersebut.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…