Tidak akan ada yang pernah tahu kemana nasib akan membawa kita, jadi jangan pernah menghina seseorang apapun keadaan mereka. Sepertinya hal inilah yang dirasakan teman-teman sekolah Tess Holliday yang dulu sering mem-bully-nya.
Saat masih sekolah, ia sering di-bully karena bentuk tubuhnya yang besar. Menurut teman sekolahnya, ia tidak akan pernah bisa menjadi model dengan bentuk tubuhnya yang seperti itu. Tapi ternyata teman-temannya salah.
Sejak berusia 15 tahun, Tess sudah memiliki bentuk tubuh yang besar dengan tinggi 163cm. Saat itu ia ikut audisi untuk plus model di Atlanta, Georgina. Namun sayangnya ia ditolak dan bahkan pihak agensi mengatakan bahwa dirinya sudah cukup beruntung jika berhasil masuk dalam cetak katalog karena tubuhnya yang terlalu pendek dan besar.
Kepindahannya ke Los Angeles ternyata meningkatkan rasa percaya dirinya. Sejak saat itulah ia kemudian berhasil menjadi seorang model profesional dengan bentuk tubuhnya yang besar. Saat itu ia mendapatkan tawaran dari agensi untuk menjadi model plus size. Di saat yang sama ia juga terpilih untuk membintangi kisah film dokumenter berjudul Heavy.
Pada tahun 2013, ia memulai kampanye gerakan #effyourbeautystandards di Instagram. Gerakan tersebut untuk meyakinkan setiap orang bahwa wanita tidak perlu harus memiliki ukuran tubuh tertentu untuk mencintai tubuh mereka, besar atau kecil
Meskipun bertubuh besar, Tess mengaku dirinya tetap rajin berolahraga agar tetap sehat. Ia mengaku bahwa dirinya menjaga tubuhnya dengan berolahraga dengan bantuan personal trainer selama empat kali dalam seminggu.
Meski memiliki karir yang cukup bagus sebagai seorang model plus size dan juga memiliki banyak pendukung, ibu dari satu orang anak ini juga menuai banyak kritik. Salah seorang yang memberikan kritik pedas padanya adalah Steve Miller, ‘Simone Cowell’-nya dunia diet. Menurutnya apa yang dilakukan Tess bukanlah hal yang baik karena ia sama saja dengan mendukung obesitas mengingat ia memiliki index BMI 42.
Mencintai diri sendiri dan mencintai tubuh kita adalah hal yang sangat baik karena hal ini jelas akan meningkatkan percaya diri. Meski begitu, mencintai diri bukan berarti membiarkan tubuh menjadi terlalu besar hingga obesitas karena hal ini nantinya justru memicu berbagai macam penyakit. Jika kamu memang mencintai diri dan tubuhmu, maka sudah sewajarnya untuk menjaganya agar tetap sehat dengan pola makan yang baik dan olahraga rutin, bukan?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…