Membahas bangsa kuno, diketahui pasti jika adab dan juga kebudayaannya sangat berbeda dengan zaman modern saat ini. Dari mulai urusan makan, berpakaian hingga pernikahan pun sangat kontras. Zaman kuno memang dikenal belum mengenal pengetahuan. Istilahnya, peradaban dulu mungkin belum bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk.
Beberapa dari kehidupan dahulu bahkan kerap melakukan maksiat dan menganggapnya sebagai hal yang biasa. Sebut saja Mesir, negeri yang terkenal dengan Piramidnya ini dulu pernah menjadi bangsa yang bergelimang dengan maksiat. Bukan yang biasa, sudah tak karuan dan bakal membuatmu geleng-geleng.
Di Mesir memang tidak marak rumah bordir atau bisnis haram lainnya. Namun, masyarakat Mesir kuno dikenal memiliki kebiasaan menikah atau berhubungan badan dengan saudara sedarahnya. Orang Mesir zaman kuno memang kental dengan budaya incest.
Selain memiliki budaya pernikahan sedarah, Mesir kuno juga mengizinkan warganya untuk berzina, asal keduanya tidak terikat pernikahan dengan orang lain. Jika ada seorang pria dan wanita memasuki usia matang, tinggal bersama dan berstatus sepupu, mereka diizinkan untuk melakukan hubungan layaknya suami istri, karena sudah dianggap menikah tanpa perlu izin hukum.
Di Indonesia sendiri mungkin merupakan hal yang sangat tabu jika membahas soal kontrak pernikahan. Apapun alasannya, kawin kontrak merupakan hal yang terlarang. Namun tidak dengan Mesir kuno yang menerapkan sistem tersebut. Kontrak itu berlaku jika seseorang sangat kaya akan menikah dengan seorang yang sangat miskin. Ada dua jenis kontrak dalam pernikahan tersebut, yang pertama, pihak mempelai laki-laki akan memberikan sejumlah uang pada ayah mempelai wanita.
Praktek persetubuhan tak lazim ini tampaknya juga diterapkan oleh Mesir sejak zaman kuno. Sejarah juga banyak mencatat tentang para lelaki yang ditinggal istrinya meninggal, maka mereka tidak akan langsung membawanya mayat sang istri pada sang pembalsem.
Di Mesir, perempuan dewasa sangat dihormati. Terlebih jika ia sudah memiliki anak. Kecantikan mereka bahkan diukur dari kesuburan, dan berapa anak yang sudah ia lahirkan. Namun, jika perempuan yang sudah bersuami melakukan seks dengan orang lain, ia akan dihukum seberat-beratnya.
Mesir di zaman kuno bisa digolongkan sebagai salah satu negeri yang terkenal dengan maksiatnya. Namun, sejak berkembangnya Islam dan ilmu pengetahuan di sana, peradaban moral manusianya jauh lebih baik. Hal itu yang menjadi bukti bahwa ilmu membawa kualitas hidup manusia jadi lebih baik.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…