Surwati [image source]
Di dunia ini ada beberapa daerah yang memperlakukan pria dan wanita dengan cara yang berbeda. Tentunya hal itu dikarenakan masih melekatnya anggapan bahwa wanita adalah sosok yang lemah dibanding lelaki dalam melakukan beberapa hal. Kemudian haruskah kaum perempuan berpura-pura menjadi laki-laki agar dianggap setara?
Mungkin hal itulah yang dipikirkan oleh enam wanita di bawah ini. Nama mereka sangat dikenal karena selama bertahun-tahun berhasil mengelabuhi banyak orang dalam penyamarannya sebagai lelaki tentunya dengan alasan yang berbeda-beda.
Wanita asal Irlandia itu lebih dikenal dengan nama Dr. James Barry. Margaret kecil sangat ingin melanjutkan pendidikan di universitas yang mana hal tersebut pantang dilakukan oleh wanita pada zaman itu. Kemudian dia memutuskan mengganti identitasnya pada tahun 1809 menjadi James Barry dan melanjutkan kuliah dengan mempelajari ilmu Medicine and Literature.
Indonesia juga punya cerita yang datang dari Pulau Jawa. Mungkin kamu masih ingat kasus seorang wanita yang baru menyadari bahwa pasangannya adalah juga seorang wanita setelah menjalani rumah tangga sekian lama. Surwati mengubah identitasnya menjadi Muhammad Efendi Saputra dan berhasil menipu banyak orang.
Tahun 2015 lalu publik dihebohkan dengan berita tentang seorang wanita mesir yang menyamar menjadi lelaki selama 42 tahun demi menghidupi anak-anaknya. Wanita ini ditinggalkan suaminya yang meninggal sejak mengandung. Daerah tempat tinggalnya masih memegang tradisi melarang para wanita untuk bekerja. Karena itulah Sisa kemudian memutuskan berpenampilan layaknya pria.
Bila Sisa Abu Daooh harus menyamar sebagai laki-laki untuk memperjuangkan keluarganya, Frances Clalin justru menjadi pria karena ingin ikut berjuang dalam perang sipil. Sebelum mengubah identitas menjadi pria, Frances menikah dengan Elmer Clayton dan dianugerahi tiga anak. Clalin kemudian berpura-pura menjadi Jack Williams untuk bisa bergabung sebagai prajurit militer bersama sang suami pada tahun 1861.
Brita Hagberg memiliki cerita yang sama dengan Frances Clalin yang bergabung dalam militer. Namun tujuan Hagberg menjadi seorang prajurit adalah untuk mencari sang suami yang hilang saat melakukan pertempuran di tahun 1778. Banyak orang merasa bangga dengan keberanian dan pengorbanan wanita ini.
Berbeda dengan yang lain, sosok Rena dikenal rela menyamar menjadi pria hanya untuk mengikuti pertandingan judo. Dan kabar baiknya dia berhasil menjadi juara judo wanita pertama pada tahun 1980 di New York City. Atlet judo yang dikenal dengan nama Rena “Rusty” Kanokogi ini mulai mendalami judo dengan belajar pada tetangganya.
Sungguh beraneka macam alasan wanita-wanita di atas sengaja mengubah identitasnya menjadi pria. Berkaca dari beberapa kisah di atas, sungguh beruntung Kartini Indonesia yang tak harus menyamar menjadi laki-laki hanya untuk bisa bersekolah dan memperjuangkan hak wanita. Yah semoga kaum wanita tak selamanya dianggap lemah ya.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…