Kisah di balik tradisi lamaran wanita [Image Source]
Dalam hal lamar-melamar, selalu yang memulai adalah pria. Terlepas apakah yang ngebet nikah sebenarnya si pihak wanita, tapi selalu pria yang melamar. Alasannya sendiri macam-macam, mulai dari pertimbangan soal nilai kepantasan, sampai tentang arti-arti filosofisnya. Nah, jika lazimnya adalah pria melamar wanita, mungkin nggak ya terjadi hal sebaliknya? Jawabannya mungkin.
Wanita melamar pria? Sungguh hal yang nggak masuk akal. Tapi, yang seperti ini memang ada lho bahkan di Indonesia sendiri. Ya, di beberapa daerah di pesisir Lamongan, selalu wanitanya yang melamar para pria. Lamarannya sendiri sama seperti para pria melamar pada umumnya. Wih, kok unik begitu ya?
Tentu tradisi yang terbalik ini jadi pertanyaan besar, kenapa kok justru wanita yang disuruh lamar pria? Hmm, ternyata ada sejarahnya lho. Nah, daripada penasaran, berikut hal-hal yang mungkin belum kamu ketahui tentang tradisi wanita melamar pria tersebut.
Dalam sebuah proses lamaran, di mana-mana memang selalu pria yang memulainya. Tapi di daerah-daerah pesisir Lamongan ini yang terjadi justru sebaliknya. Ya, para wanitanya yang pertama kali menyambangi rumah prianya untuk kemudian ‘meminta’ si pihak laki-laki untuk dinikahi.
Kebiasaan wanita yang melamar ini ternyata bukan terjadi belakangan lho, melainkan sudah sangat lama. Bahkan katanya tradisi ini sudah terjadi sejak zaman kerajaan dulu. Menurut para sesepuh setempat, pada awalnya prosesi lamaran di sana tak jauh beda dari biasanya. Namun, ada satu kejadian spesial yang akhirnya membalik kebiasaan tersebut.
Sama seperti prosesi lamaran pada umumnya, di sini tentu juga ada yang namanya bingkisan atau seserahan. Soal bingkisan lamaran, kurang lebih sama seperti biasanya ya. Tapi, ada beberapa pembeda. Salah satunya adalah hadiah-hadiah khusus yang diberikan pihak perempuan kepada si prianya.
Setelah pihak wanita melamar, biasanya dalam jangka waktu tertentu si pria akan membalasnya. Balasannya berupa jawaban dan juga bingkisan. Bingkisannya sendiri biasanya macam-macam dan soal mewah atau tidak itu tergantung dari kemampuan ekonomi si pihak pria.
Tradisi wanita yang melamar duluan ini tak dilakukan begitu saja melainkan ada sebabnya. Dan penyebabnya sendiri tak lain karena sebuah kisah yang terjadi di zaman kerajaan dulu. Ceritanya dimulai dari seorang tokoh yang memiliki dua putra yang tampan rupawan.
Kira-kira bagaimana ya perasaan para pria sana? Hmm, malu-malu mau begitu mungkin ya. Memang sangat unik sih kejadian macam ini dan jadi satu-satunya di Indonesia, bahkan mungkin dunia lho. Pengen merasakan sensasi dilamar cewek? Mungkin kamu harus cari istri orang pesisir Lamongan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…