Uang memang bisa bikin kita bahagia. Pasalnya, hampir semua hal pasti berhubungan dengan yang namanya uang. Tapi hal tersebut hanya berlaku di dunia lah. Kalau sudah bicara tentang urusan akhirat, tentu saja uang bukan apa-apa.
Jadi, bisa dibilang kalau uang itu bukanlah segalanya. Namun , sepertinya hal tersebut tak terpikirkan oleh orang-orang di bawah ini. Di mana mereka lebih mementingkan uang dibandingkan hubungan persaudaraan atau bahkan nyawa.
Dewi, mengaku menyesal setelah membunuh bayi yang baru saja dilahirkannya. Ia melakukan hal keji tersebut karena takut dipecat majikannya. Berawal dari dirinya yang ingin membantu suaminya untuk mencari nafkah, ia bertolak mencari pekerjaan dari Lampung ke Medan. Dan akhirnya, wanita berusia 28 tahun tersebut mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga di sebuah perumahan di Kota Medan.
Ia mengaku senang, tapi ternyata sang majikan pun mewanti-wanti kalau Dewi sampai hamil maka dirinya mau tidak mau harus berhenti kerja. Pasalnya, sang majikan tidak ingin mengganggu kehamilan seseorang dengan mempekerjakannya sebagai asisten rumah tangga. Dari sana, Dewi pun berpikir untuk membunuh anaknya dengan melakukan persalinan darurat. Setelah ketuban pecah dan sang jabang bayi keluar, Dewi langsung mencekik leher buah hatinya tersebut sampai tewas. Lalu ia langsung memasukkan bayinya ke dalam kantong kresek dan membuangnya di (Tempat Pembuangan Sampah Sementara).
Di Jambi, juga ada peristiwa tak kalah mengenaskan dari yang sebelumnya. Dua orang saling bunuh hanya karena uang Rp20 ribu. Bermula dari Saparudin yang sedang berjalan di Jalan Lintas Timur batas Provinsi Riau – Jambi. Kemudian, ia didatangi oleh dua orang tak dikenal dan meminta uang kepadanya. Sempat sebal, tapi Saparudin tetap memberi mereka uang sebesar Rp20 ribu agar tidak berkelanjutan. Namun nyatanya, dua orang yang tidak dikenal tadi malah memukuli Saparudin hingga babak belur.
Muhammad Zuhairi ditangkap polisi karena harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebab, pria yang tinggal di Samarinda ini menganiaya seorang perempuan yang sedang salat di Masjid Al-Istiqomah. Lelaki tersebut melakukan hal kejam ini karena ingin mengambil uang yang ada di tas wanita itu.
Seorang penarik becak di Deli Serdang tega menikam istrinya hanya gara-gara uang Rp4 ribu. Awalnya, sang istri bernama Miwarti meminta uang empat ribu kepada suaminya tersebut untuk membeli air minum isi ulang. Tapi, karena pendapat hari itu pas-pasan, jadilah Subandi menyuruh istrinya untuk menggunakan uang hasil penjualan bakso. Namun, Miwarti menggerutu dan memilih keluar dari ruangan.
BACA JUGA :5 Kisah Ayah yang Tega Menghabisi Anaknya Hanya karena Hal Sepele
Ckckck.. hanya gara-gara uang, semuanya menjadi gelap mata. Tak peduli jenis kelamin atau orang terdekatnya, mereka tega untuk melukainya. Itulah yang akan terjadi jika kita terlalu mengagung-agungkan uang. Maka dari itu, ingatlah dari sekarang kalau uang bukanlah segalanya. Uang hanya penyenang di dunia, tapi tak berguna jika sudah di akhirat.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…