Kita sering banget mendengar kisah-kisah buruk tentang facebook. Mulai dari orang-orang yang ketagihan facebook, saling menghina di facebook, atau penculikan yang terjadi lewat seorang kenalan di facebook. Melihat semua cerita tersebut, kadang membuat kita berpikiran bahwa akun sosial media itu hanya memberi pengaruh buruk.
Eits, tapi tunggu dulu ya. Ternyata ada juga beberapa kebetulan yang ternyata justru menyelamatkan orang-orang dengan menggunakan facebook. Berikut ini beberapa diantaranya.
Chris Thomas adalah seorang veteran tentara yang mengalami kelumpuhan sehingga ia harus memanfaatkan kursi roda. Pada 15 Juli 2015, ia hendak pergi ke kamar mandi namun kursi rodanya tersangkut tepi kotak sehingga barang-barang berat di rak berjatuhan ke kakinya dan tidak lama ia terguling dari kursi rodanya. Thomas terjatuh dan terbentur lantai linoleum hingga ia pingsan.
12 teman Facebooknya segera pergi ke apartemennya bersama ahli medis. Thomas dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah dirawata semalam, ia sudah bisa pulang keesokan harinya.
Maret 2014, Tara Taylor memposting foto putrinya, Rylee yang masih berusia 3 tahun di Facebook. Dalam foto itu mata kirinya tampak bercahaya dan kebanyakan orang mengiranya sebagai efek dari flash kamera. Tapi ia kemudian mendapatkan beberapa pesan dari dua teman Facebooknya yang khawatir bahwa mungkin ada yang salah dengan mata Rylee.
Pada 26 Februari 2015, Lois Shelton yang berusia 75 tahun terjatuh di dapur setelah tersandung. Ia kemudian tidak bisa menggunakan tangannya untuk membantunya berdiri. Sayangnya, handphone miliknya juga berada di ruangan lain sehingga ia tidak bisa mengambilnya. Untungnya, ia berada dekat dengan komputer dan akun facebooknya sedang terbuka. Ia segera menarik keyboardnya dan meminta bantuan lewat facebook.
Pada awal April 2009, seorang remaja pria 16 tahun di Oxfordshire, Inggris ngobrol dengan seorang teman di Facebook yang berada di Amerika. Remaja pria tersebut mengatakan padanya bahwa ia akan bunuh diri. Si gadis Amerika merasa khawatir sehingga ia memberitahu ibunya. Ibu si gadis remaja tersebut langsung menghubungi polisi untuk meminta bantuan. Polisi kemudian menghubungi Gedung Putih dan mereka segera tersambung dengan Kedutaan Inggris di Washington.
Rick Fosnot dari Pennsylvania memiliki masalah ginjal sehingga ia harus menjalani operaasi darurat untuk mengambil kedua ginjalnya. Ia harus menggunakan dialisis sambil menunggu donor di daftar donor, namun ia harus menunggu kurang lebih 6 tahun. Sementara sedang menunggu, Janine Pape-Sansom mencari informasi tentang Fosnot di Facebook karena ia sudah mengenal pria tersebut selama 10 tahun.
Saat terjadi badai pada 10 Juni 2014, Gregory Vance dan 2 temannya sedang duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba petir menyambar pohon yang langsung jatuh menimpa ketiga orang tersebut. Putri Gregory yang berusia 10 tahun, Brianna, berusaha menelepon 911 tapi tidak berhasil mendapatkan sinyal. Sementara itu di rumahnya juga tidak ada telepon kabel.
Pada tahun 2012 Arianna yang berusia 7 minggu menderita sakit demam tinggi. Setelah menjalani tes, barulah diketahui bahwa ia mengalami penyakit langka yang membuat dua ginjalnya berhenti berfungsi. Arianna harus menjalani dialisis 10 jam sehari tapi ini tentu bukan solusi permanen. Kedua orang tuanya ingin donor tapi mereka tidak memiliki kecocokan.
Pada pagi hari di hari ibu tahun 2011, anak laki-laki Deborah, Leo yang berusia 4 tahun sakit demam dan muncul ruam. Dokter keluarga mengira ia sakit tenggorokan sehingga ia diberi obat antibiotik. Namun kondisinya tidak membaik hingga 3 hari kemudian dan wajah Leo malah membengkak. Deborah memotret anaknya dan mengirimnya ke dokter keluarganya. Ia juga memposting beberapa foto anaknya di facebook.
Pada malam natal 2011, Erica Carver masuk ke akun Facebook dari rumahnya di Utah. Saat itu ia melihat status seorang temannya yang bertuliskan “Hello. Is anyone out there? I am having a serious problem and me and (my son) will be dead by morning.” (Halo. Apa ada orang di sana? Aku punya masalah serius dan aku dan putraku akan mati besok pagi). Awalnya Carver mengira ia bercanda, namun curiga karena wanita tersebut biasanya tidak bercanda. Selain itu, teman-temannya yang lain segera memposting nomor telepon mereka dan memintanya untuk telepon, tapi tidak ada balasan.
Ternyata Critchfield telah menawan pacarnya selama 5 hari dan terus menganiaya dan memperkosanya. Setiap kali wanita tersebut ingin pergi dari rumah, ia kembali menyerangnya. Critchfield bahkan juga menyita handphone wanita tersebut dan anaknya yang memiliki kecacatan. Untungnya wanita tersebut berhasil menyelinapkan komputer ke lemari dan membuat postingan Facebook dengan komputer tersebut.
Pada 26 Mei 2014, Melissa McMahon melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Victoria Boisclair. 16 jam kemudian, seorang wanita berpakaian perawat membawanya keluar dari dumah sakit ke mobilnya yang bertuliskan ‘Baby on Board’ di jendelanya dan ia pergi begitu saja. Tidak lama, pihak rumah sakit sadar bahwa bayi tersebut hilang dan segeralah dilakukan peringatan dan pencarian besar-besaran.
Wah, siapa sangka Facebook yang seringkali menjadi alasan kejadian-kejadian buruk ternyata juga bisa menjadi penyelamat jiwa seseorang. Hal ini membuktikan bahwa apapun yang berlebihan memang tidaklah baik. Begitu juga dengan sosial media.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…