Sebagai guru dan sebagai polisi [Sumber gambar]
Dunia persinetronan Indonesia memang kadang mengundang tanda tanya, pasalnya banyak adegan yang unik yang sering kali dianggap lebay dan berlebihan. Contohnya saja, kata ‘aku jijik, mas’ yang viral berkat sinetron Orang Ketiga. Atau sinema Azab-azaban yang banyak dijadikan meme oleh para netizen.
Selain hal di atas, belum lama ini ada sosok yang sedang ramai diperbincangkan dalam sebuah video yang diunggah oleh facebook Brilio. Video tersebut berjudul: Apapun Sinetronnya, Pak Masran yang Jadi Polisinya. Hingga tulisan ini ditulis, video tersebut sudah ditonton lebih dari satu juta, dan mendapat ribuan komentar. Siapa sih Pak Masran ini? Simak dalam ulasan Boombastis.com berikut ya.
Dari vedeo singkat tersebut, pria bernama lengkap Masran Sadindro ini diketahui berasal dari Desa Selinsing, Kecamatan Gantong, tanah kelahiran Andrea Hirata dan juga Mantan Gubernur Ahok. Beliau dilahirkan pada 12 Maret 1959. Menikah dengan seorang perempuan yang berasal dari Jepara kini membuatnya tinggal di Ibukota, Jakarta Utara. Sosok yang sering sekali menjadi polisi di berbagai sinetron ini sudah memiliki dua cucu loh. Tak hanya sering muncul di layar kaca ternyata, ia juga berprofesi sebagai seorang guru Seni Budaya di SMK Islam Bahagia Jakarta Barat.
Bagi kalian yang sering menonton sinetron, sosok ini bukanlah orang asing. Pasalnya sejak dari dahulu kala, ia telah menjadi seorang polisi dalam berbagai macam judul sinetron dan beradu peran dengan aktor dan aktris ternama Indonesia. Tentu menjadi hal yang wajar bila kemudian ada netizen yang bilang “Apapun Sinetronnya, Pak Masran yang Jadi Polisinya”. Bahkan, salah satu sinetron yang paling banyak ditonton sekarang adalah Cinta Yang Hilang, di mana pak Masran juga berperan sebagai seorang polisi.
Tak hanya sukses sebagai pemain sinetron, ternyata dalam menjadi guru pengampuh pelajaran Pak Masran dikenal sebagai sosok teladan. Kiprahnya sebagai guru ternyata tak kalah membanggakan. Salah satunya adalah pemilik akun instagram @kak_eliiiii. Ia mengatakan bahwa dirinya bangga karena pernah diajar sosok seperti Pak Masran.
Pasti kalian semua penasaran mengapa kok bapak satu ini sering sekali berperan sebagai seorang polisi kan? Menurut para netizen hal ini karena fisik Pak Masran yang sangat cocok untuk mendapat peran seorang pengaman. Pak Masran lebih sering dipanggil Pak Anjang dalam keluarga besarnya, hal tersebut karena ia berpostur tinggi dibandingkan saudaranya yang lain. Selain itu, karena sudah malang melintang menjadi polisi dalam berbagai sinetron, tentu ia sudah paham betul bagaimana harus berakting, hal ini membuat para produser dan sutradara tak perlu lagi mengarahkan apa saja yang harus ia lakukan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…