Sosial media sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Kita menggunakannya untuk mengetahui informasi terkini dari seluruh dunia. Selain itu, lewat sosial media kita bisa berkabar dengan yang berada nun jauh di sana atau stalking gebetan. Yang paling belakangan ini pasti sering kamu lakukan kan?
Lewat sosial media kita juga bisa dengan bebas berbagi apa saja. Mulai dari kegiatan sehari-hari, makanan yang kita nikmati, lagu yang sedang kita dengarkan, film yang sudah kita tonton, kutipan favorit, foto, dan masih banyak lagi. Saking bebasnya berbagi, kadang kita lupa akan etika yang berlaku di dunia maya. Kita abai terhadap etiket yang berlaku secara nggak tertulis, akibatnya UU ITE mengincar kita. Kalau keblablasan bisa menginap di hotel prodeo nih. Serem kan? Nah biar kita nggak sampai mencicipi rasanya berada di balik jeruji besi, mendingan hindari deh postingan seperti berikut ini.
Di era kemudahan berbagi ini, privasi orang lain maupun diri sendiri seakan butiran debu. Kita bisa dengan mudah menyebar hal-hal yang bersifat pribadi ke ranah sosial media. Yah, seperti kasus yang belakangan ramai dibahas yaitu bocornya salah satu chat mesum petinggi FPI.
Karena mudahnya mengakses dunia maya dan kemudian berbagi di sosial media, citizen journalism-pun menjadi hal yang lumrah. Siapa saja bisa menjadi wartawan dan mengabarkan berita ter-update dari lokasi. Bahkan bisa pula lho live dengan dukungan Instagram atau Facebook Live.
Sosial media sering disalahfungsikan, salah satunya digunakan sebagai ajang curhat. Di lingkaran sosial mediamu pasti ada kan satu orang yang doyan curhat? Entah itu soal pacarnya, masalah lain, dan banyak hal lainnya lagi. Kadang mereka ini kebablasan dan terkesan menghina pihak lain.
Jujur deh, sebagai manusia kita kadang pernah melakukan satu atau beberapa hal yang konyol. Niatnya sih lucu-lucuan saja, tapi kadang kita nggak sadar kalau kelakuan tersebut sudah melewati batas. Akan bertambah parah lagi kalau kelakuan konyol tersebut kita posting di sosial media. Waduh!
Jika kita mempunyai hobi menulis, sosial media bisa menjadi salah satu wadah untuk menampung tulisan-tulisan kita. Di paltform sosial media apapun kita bisa menuangkan bermacam-macam ide segar dalam bentuk artikel, cerpen, puisi, essay, dan masih banyak lagi.
Kegiatan bersosial media memang mengasyikkan, tapi jangan lupa etika yang berlaku. Mematuhi etika yang nggak tertulis tersebut nggak cuma bikin kamu selamat dari jerat hukum, tapi juga bisa membuat imagemu menjadi positif. Kalau positif, bakalan banyak yang mau jadi pengikut setiamu. Semakin asyik kan?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…