Pesta pernikahan itu sakral, makanya banyak pasangan yang rela mengeluarkan uang hingga miliaran demi pesta yang hanya berlangsung satu atau dua hari saja. Ya, setiap pasangan tentu ingin dong perayaan hari jadi mereka tak hanya penuh cinta, tetapi juga dihadiri oleh para tamu yang notabene-nya adalah mereka yang terkasih.
Tetapi, kadang ada pula pernikahan yang berujung tragis dan membuat malu. Tetapi kembali lagi, bencana selama proses pesta pernikahan tersebut terjadi pastinya tidak pernah dikehendaki oleh sang pengantin. Seperti cerita dari beberapa pernikahan berikut ini.
Kita tentu sering mendengar pantangan bahwa pengantin yang akan menggelar resepsi pernikahan dilarang mandi. Kenapa? Konon, agar pernikahannya berjalan dengan lancar tanpa harus terkendala dengan hujan. Selain itu, ada pula loh yang sampai serius mengundang pawang hujan. Namun, lagi-lagi cuaca adalah hal yang walaupun sudah diprediksi bisa meleset dan tidak tepat perkiraan. Kejadian inilah yang terjadi pada salah satu pesta pernikahan di Pati, Jawa Tengah.
Yang paling sering tak bersahabat dengan pesta pernikahan kadang bukan saja mantan, tetapi juga cuaca. Jika kejadian pertama yang terjadi di Pati karena hujan dan petir, lain lagi halnya dengan pernikahan satu ini. Bertempat di Lamongan, angin puting beliung menerjang dua desa, yaitu Desa Glagah dan Desa Margoanyar.
Melansir dari suarasurabaya.net, peristiwa ini terjadi karena adanya pohon yang tumbang dan menutupi jalan, hingga akhirnya berdampak pada kemacetan dan urungnya pesta pernikahan, seperti yang terekam dalam video tersebut. Untungnya, walaupun tenda dan pernak-pernik panggung hancur lebur, namun sudah tak ada lagi tamu atau pengantin yang menjadi korban.
Ketika menentukan hari baik pernikahan, orangtua Edi dan Pratiwi tak menyangka bahwa pesat mereka malah diterjang oleh letusan Gunung Kelud ketika itu. Pihak keluarga pengantin sebenarnya sudah mengetahui jika beberapa hari menjelang pesta, status gunung menjadi awas. Sayangnya, segala sesuatu telah terlanjur disiapkan hingga mereka mau tak mau harus tetap melangsungkan pesta.
Peristiwa ini adalah yang paling anyar dan menjadi perbincangan warganet. Pasalnya, sebuah pesta pernikahan yang digelar di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat ini membuat sang pengantin malu hingga tak mau keluar menemui para tamu undangan karena insiden robohnya panggung. Kejadian mengenaskan tersebut terjadi ketika Hartini dan Alan naik ke panggung setelah akad.
Karena mungkin tatanan yang salah atau panggung yang memang kurang kuat ditambah lagi dibangun di atas kali, pengantin yang baru naik terjatuh masuk ke kali bersama belasan tamu undangan lain. Akibatnya, mereka keluar dalam keadaan basah kuyup. Pernikahan kembali digelar setelah panggung diperbaiki, sayang, pengantin tak mau lagi keluar karena merasa amat malu. Duh, hari yang seharusnya bahagia malah jadi kacau balau ya.
BACA JUGA: Tragis! 3 Pernikahan Ini Berujung Hilangkan Nyawa Hanya karena Hal Sepele
Kejadian di atas tentu bukan atas kemauan mereka, tetapi terjadi begitu saja. Untuk pelajaran saja, ketika menggelar pesta pernikahan, pastikan semua bahwa panggung sudah terpasang dengan baik, jika bisa di lahan yang tak mengundang bahaya. Namun, kalau perihal cuaca, ya, mau bagaimana juga Tuhan yang mengatur kan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…