Eiffel… I’m in Love 2 bukanlah kali pertama sineas Indonesia membuat sekuel film setelah belasan tahun berlalu. Beberapa waktu lalu, Ada Apa dengan Cinta 2 berhasil dibuat, sebelumnya keberhasilan sekuel film yang diluncurkan setelah belasan tahun juga dialami oleh Nagabonar Jadi 2. Tentu saja, pada setiap sekuel akan terdapat perbedaan.
Namun, para produser dan sutradara sebisa mungkin akan membuat perbedaan tersebut tetap terlihat nyambung dengan film sebelumnya. Dilansir dari liputan6.com, Sunil Soraya selaku produser dari Eiffel… I’m in Love mengaku kesusahan mencari penulis naskah untuk sekuel ini, tetapi akhirnya jadi juga. Nah, sebelum melihat filmnya di bioskop, simak ulasan berikut untuk tahu perbedaan apa saja yang mencolok dari Eiffel… I’m in Love versi jadul dan zaman now.
Jika 14 tahun lalu sifat manja seorang perempuan masih dikategorikan sebagai kriteria idaman, zaman now sudah tak lagi melihat hal tersebut sebagai poin menarik. Hal ini pun diilhami oleh para kru Eiffel… I’m in Love 2. Mereka mencoba membuat karakter Adit dan Tita berbeda dari 14 tahun lalu.
Melihat karakter mereka yang semakin dewasa, jalan cerita pun disesuaikan dengan usia mereka. Jika Tita dan Adit 14 tahun lalu masih malu-malu kucing dan fokus pada lika-liku pacaran serta long distance relationship (LDR) mereka, di Eiffel… I’m in Love 2 kisah mereka akan berlanjut ke jenjang selanjutnya.
Adegan di bandara merupakan sebuah tipikal pada film tahun 2000an. Mulai dari perpisahan Rangga dan Cinta hingga prosesi penjemputan Adit oleh Tita. Namun, pada Eiffel… I’m in Love versi 2018, tak banyak adegan yang dilakukan di bandara, apalagi di Jakarta. Sunil Soraya selaku produser mengungkapkan bahwa sekuel film ini lebih banyak mengambil latar cerita di Paris.
Dalam 14 tahun lamanya, tentu banyak hal akan terjadi di dunia ini. Salah satunya adalah kembali berpulangnya sutradara Eiffel… I’m in Love pertama, yaitu Nasri Cheppy. Banyak sekali adegan-adegan kocak yang masih terkenang dari Eiffel… I’m in Love versi jadul berkat sutradaranya. Namun, kali ini feel cerita akan terasa sedikit berbeda.
Meskipun Eiffel… I’m in Love 2 akan kembali menggunakan jasa Melly Goeslaw dalam pembuatan OST-nya, musisi senior tanah air itu mengaku akan memberikan sentuhan-sentuhan anyar dalam film ini. Tak usah jauh-jauh membayangkan sentuhan apa yang diberikan Melly, lihat saja pada musik dalam trailer yang sudah keluar beberapa waktu lalu.
Meski sama-sama menggunakan lagu Tak Tahan Lagi, perbedaan nuansa di antara keduanya terlihat sangat jelas. Irama-irama syahdu akan lebih banyak memenuhi Eiffel… I’m in Love versi 2018. Cocok banget dengan karakter Adit dan Tita yang telah mengalami eksplorasi besar-besaran.
Itulah tadi 5 perbedaan antara Eiffel… I’m in Love versi 2003 dan 2018 dari permukaannya saja. Bukankah ulasan di atas membuat kalian semakin penasaran? Nah, 14 February 2018 ini benar-benar waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang untuk pergi ke bioskop, saboom, dan jangan lupa untuk memilih film ini sebagai destinasi kalian. Selamat menonton!
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…