Categories: Tips

4 Kisah Korban Pengroyokkan yang Malah Bikin “Insyaf” Para Pelakunya

Namanya jagoan, berapapun lawanya bakal dihadapi sendirian. Tidak peduli ada yang bawa golok, balok dan senjata berbahaya lainnya, bakal dihadapi tanpa rasa gentar. Itu sih yang sering kita lihat di film-film. Namun kalau kita praktikan boro-boro jadi jagoan, malah dapat lebam seluruh badan.

Di dunia nyata ada juga cerita seperti para jagoan-jagoan di film. Bukan si pitung juga bukanpula si Bruce Lee, mereka cuma orang biasa. Lantaran tidak tahu identitas asli mereka, langsung saja main pukul. Alhasil niat ngeroyok malah dapat bonyok dibuatnya. Penasaran dengan cerita-cerita pengeroyokkan  apes yang ternyata menghajar seorang jawara? simak ulasan berikut.

Dihajar masa karena dituduh penculik, malah warga yang bonyok

Di daerah Cianjur, seorang warga bernama Abdul Majid menjadi amukan masa. Kejadian itu terjadi saat dirinya sedang ingin memberikan susu anaknya yang dari tadi rewel saat sholat di masjid. Karena tidak tega, dia keluar masjid  dan mencari toko menjual susu. Karena melihat anak Abdul Majid menangis dari tadi, beberapa orang langsung menuduhnya adalah seorang penculik.

Abdul Majid [image source]
Nahas, warga langsung berteriak dan banyak orang segera datang untuk mengeroyok Abdul Majid. Saking banyaknya orang yang mengeroyok, ia tidak bisa membalas sama sekali. Akhirnya pria berumur 42 tahun ini dilarikan ke rumah RW. Anehnya, meskipun dihajar oleh banyak masa, Abdul Majid tidak luka atau lebam sedikit pun. Sebaliknya, para warga yang ikut menghajar Abdul Majid, tangannya luka berdarah seolah habis memukul besi. Mungkin orang ini memang punya ilmu kebal tingkat tinggi, siapa tahu.

Geram karena disiksa berkali-kali tidak mati, malah bikin tangan lebam

Akibat selisih paham atas penambangan di Lumajang dulu, mengakibatkan banyak korban. Salah satunya adalah salim. Namun ada yang unik dari cerita orang yang satu ini, pasalnya petani ini diculik oleh para pendukung penambangan. Salim kemudian dikeroyok berkali-kali oleh orang-orang yang tidak dikenal. Namun yang terjadi malah tangan para pengeroyok itu yang mengalami lebam.

Alm Salim Kancil [image source]
Geram karena tidak bisa dihajar, petani ini akhirnya dibawa ke sebuah rumah kosong. Di sana dia disetrum dan disiksa dengan senjata tajam. Namun lucunya, para pengeroyok lagi-lagi dibuat naik pitam karena semua siksaan tidak melukai Salim sama sekali. Karena sudah kehilangan akal, akhirnya Salim dibawa ke kuburan dan disiksa di sana. Nahas, di tempat itulah Salim harus meregang nyawa.

Anak muda bonyok saat menghajar lansia, ternyata ahli bela diri

Ternyata cerita seperti ini tidak hanya ada di film-film kungfu saja, di dunia nyata juga sering terjadi. Namanya sudah sangat terkenal karena sempat viral beberapa waktu lalu. Dia adalah Sumajono atau biasa dipanggil Ratmo. Pria berumur 65 tahun ini selalu menghadang para pembalap liar yang ada di kota Semarang. Biasanya mbah Ratmo membawa sebuah kayu dan berjalan mengusir anak-anak muda itu. Namun banyak para pembalap liar yang tidak suka dengan kakek ini dan akhirnya mengeroyoknya dengan 24 temannya.

Mbah Ratmo [image source]
Seketika Mbah Ratmo mengeluarkan semua jurusnya, bahkan kayu yang dibawa anak ini ditangkis dan dipatahkan oleh kakek ini. Banyak dari serpihanya mengenai mereka, belum lagi bogem yang dilancarkan mbah Ratno. Jelas hal itu membuat para penganiayanya lari terbirit-birit. Ternyata mbah Ratno sudah semenjak kelas 4 SD belajar bela diri, kini ia punya perguruan silatnya sendiri.

Komplotan begal niat keroyok perempuan, malah babak belur

Sebuah aksi pembegalan pada tahun 2015 lalu mengalami gagal total. Pasalnya komplotan pembegal ternyata mendapatkan target yang salah. Mungkin tampaknya Anisa seperti  gadis remaja biasa, namun siapa sangka ternyata dia mempunyai peringkat tinggi di bela diri Kempo. Alhasil dia harus berduel dengan tiga orang pria yang membawa senjata tajam.

Anisa [image source]
Petarungan sangat sengit, Anisa bertahan lama melawan para begal itu. Tidak beberapa lama warga segera berbondong-bondong membantu Anisa. Alhasil, usaha begal untuk mengeroyok, malah jadi bulan-bulanan massa. Malang nian nasib begal ini. Untungnya mereka segera di amankan oleh pihak berwajib agar tidak jadi korban jiwa.

Memang kalau niat baik hasilnya pasti bagus pula sebaliknya kalau niat buruk dapatnya juga celaka. Kisah-kisah di atas membuktikan kalau namanya perbuatan buruk, jatuhnya kita juga yang sial. Alih-alih niat buruk terlaksana, bonyoklah yang bakal diterima.

Share
Published by
Arief

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago