pembunuhan presiden
Banyak orang di dunia ini memiliki obsesi sangat besar untuk menjadi presiden. Hal ini nampak juga dalam pemilihan presiden di Indonesia beberapa tahun lalu. Semua kubu yang bertarung beradu kuat hingga akhirnya konspirasi-konspirasi banyak bermunculan di publik untuk saling menjatuhkan. Selanjutnya ada Donald Trump yang melakukan segala cara hingga menghina umat Islam agar mendapatkan simpati warga Amerika.
Menjadi presiden bukanlah perkara yang mudah. Bahkan bisa dibilang pekerjaan yang sangat menyusahkan dan mengerikan. Menjadi presiden sama halnya menjadi teman banyak orang atau musuh banyak orang. Akhirnya kejadian mengerikan seperti penyerangan dan pembunuh kerap terjadi. Dalam sejarah dunia, tujuh pembunuhan presiden ini dikenal paling menghebohkan.
John F. Kennedy adalah presiden Amerika ke-35 yang harus mengalami kematian yang mengerikan. Ia dibunuh oleh seorang sniper saat berada di atas mobil limuosine kepresidenan pada tahun 1963. Dari penyelidikan disimpulkan bahwa Lee Harvey Oswald adalah pembunuhnya. Namun penduduk tak begitu percaya karena adanya pemilihan umum dadakan di tahun 1966.
Meski tidak menyebabkan presiden Indonesia pertama ini meninggal dunia, setidaknya pembunuhan Soekarno telah menghebohkan negeri ini. Sebanyak 7 kasus pembunuhan Soekarno pernah terjadi dan nyaris membuat nyawanya melayang. (Dalam versi Megawati pembunuhan terhadap Soekarno pernah terjadi sebanyak 23 kali.)
Abraham Lincoln dibunuh saat melihat pertunjukan Our American Cousin di Ford’s Theatre. Saat itu ia melihat pertunjukan dengan istrinya yang bernama Mary Todd Lincoln. Saat asyik melihat pertunjukan sebuah tembakan mengenai tubuh Lincoln dan langsung membuatnya ambruk di tempat.
Muammar Al-Gaddafi menguasai Libya sejak tahun 1969 hingga 2011. Setelah itu ia meninggal dunia akibat dibunuh oleh pasukan anti-Gaddafi. Sebelum dibunuh beliau mengungsi bersama keluarganya akibat terus diterjang serangan dari para Tentara Pembabasan Libya yang dibentuk oleh Dewan Transisi Libya (NTC).
Barangkali Fidel Castro adalah Presiden paling banyak mengalami percobaan pembunuhan di dunia ini. Berdasarkan laporan dari pihak intelijen Kuba, setidaknya Fidel Castro nyaris dibunuh sebanyak 638 kali dan semunya gagal. Fidel Castro selalu selamat dari setiap kejadian mengerikan seperti rokok diberi racun hingga ledakan-ledakan yang disiapkan pembunuhnya.
Anwar Sadat adalah Presiden Mesir yang dibunuh oleh kelompok Jihad Islam di Mesir. Mereka melakukan ini saat Anwar Sadat dan banyak orang menyaksikan parade militer untuk memperingati Perang Yom Kippur. Saat semua orang asyik melihat pertunjukan militer, empat orang bersenjata lengkap berlari ke arah Anwar Sadat dan memberondongi mereka dengan tembakan.
Ranasinghe Premadasa adalah Presiden dari Sri Langka yang menjabat mulai 1989 hingga 1993. Ia dibunuh saat mengikuti May Day di kota sebelum seorang anggota dari LTTE melancarkan bom bunuh diri dan melukai banyak orang di sekitar Ranasinghe.
Inilah tujuh kasus pembunuhan presiden paling menghebohkan di dunia. Dari sini kita bisa menyimpulkan jika menjadi presiden bukanlah hal yang mudah. Jika banyak orang yang senang sih tidak masalah. Namun jika banyak yang benci, kejadian seperti ini bisa saja terjadi.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…