Categories: Trending

5 Pelecehan Verbal yang Jarang Diketahui tapi Dapat Membuatmu Terkena Pidana

Berbicara pelecehan seksual akhir-akhir ini mulai marak di negara kita. Hal ini dapat terjadi karena kebanyakan pelakunya tidak dapat mengontrol hawa nafsunya. Sehingga tanpa sungkan berani melakukan hal tersebut. Mungkin hal ini lah, yang menyebabkan dahulu ada pasien di salah satu rumah sakit Surabaya menjadi korban.

Sungguh perbuatan layaknya binatang yang tidak mampu menahan hawa nafsu. Pelecehan seksual sendiri sebenarnya memiliki dua katagori yaitu non verbal dan verbal. Contoh kejadian pasien di Surabaya tersebut masuk dalam non verbal karena ada kontak fisik, berupa menyentuh dan meraba bagian dada korban. Dan bagaimana yang verbal simak ulasannya berikut?

Bersiul pada burung yang diperbolehkan tapi kalau pada wanita jangan

Bersiul [Image source]
Bersiul tentu suatu hal sepele yang banyak orang sering melakukannya. Namun hal tersebut dapat masuk ke dalam sebuah pelecehan verbal apabila digunakan untuk menggoda wanita. Orang yang melakukannya dapat dijerat ke dalam pasal 289 sampai dengan 296 KHUP. Karena hal tersebut termasuk pada hal yang melanggar rasa kesusilaan. Pada peraturan hukum sendiri sebenarnya tidak mengenal kata pelecehan, orang yang melakukan hal tersebut masuk katagori cabul. Jadi untuk sobat yang suka bersiul pada wanita harus berhati-hati.

Menggoda wanita yang tidak pernah dia kenal dapat membuatmu masuk kurungan

Menggoda [Image source]
Kebanyakan lelaki tentu pernah melakukan hal tersebut. Bahkan tak jarang menggoda dianggap perbuatan yang sepele dan iseng belaka. Namun hal ini dapat membuatmu masuk penjara apabila yang kamu goda bukan teman yang kamu kenal. Seperti halnya saat bersiul, menggoda juga masuk dalam suatu yang melanggar rasa kesusilaan. Meskipun dalam perbuatannya tidak ada kontak fisik, tapi tetap membuat orang masuk dalam katagori berbuat cabul. Dan yang melakukannya dapat di masukan penjara minimal 3 bulan dan denda 1 juta rupiah.

Memberi komentar yang berbau hal yang sensitive kepada seorang wanita

comments [Image source]
Untuk orang yang suka berkomentar tentu menjadikan mulutmu adalah harimaumu. Pada zaman serba moderen sekarang hal ini tentu sangat sering dilakukan terkadang pula dianggap remeh. padahal orang yang melakukan komentar yang berbau pornografi kepada lawan jenis dapat dihukum. Seperti mengucapkan sexy, gede dan berbgai macam komentar yang vulgar lainnya. Pada pasal 315 KHUP orang yang melakukan hal tersebut dapat dijerat dengan hukuman penjara paling lama 2 tahun. Hal ini tentu menjadikan kita lebih waspada dalam berkomentar kalau salah kalian akan masuk kurungan.

Menceritakan sesuatu hal yang bersifat seksual kepada orang

awas saat bergosip [Image source]
Bergosip tentu hal yang pernah dilakukan oleh sebagian orang di Indonesia. Tidak hanya ibu-ibu tapi lelaki pun pernah melakukannya. Hal ini dapat dikatagorikan pelecehan verbal apabila bahasanya sangat ekstream. Seperti membahas lekuk tubuh wanita atau bagian lainnya. Meskipun tidak melakukan hal apa-apa terhadap orang dalam kegiatan tersebut dapat masuk ke dalam katagori pelecehan seksual. Hal ini telah diatur dalam pasal 351 KHUP yang mengatakan bahwa kejadian seperti itu merupakan pencemaran di muka umum dan dapat dipidanakan.

Menayakan hal-hal yang bersifat seksual membuat orang tidak nyaman

Bertanya [Image source]
Kasus dalam pelecehan seksual verbal juga dapat berbentuk menanyakan. Hal ini seperti tertuang dalam pasal 281 KUHP yang mengatakan barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ melakukan hal yang bertentangan dengan kehendaknya maka melanggar kesusilaan. Maka dapat dijerat hukuman penjara paling lama 4 bulan. Dari pasal tersebut kita dapat lihat apabila ada pertanyaan yang berbau seksual dan vulgar. Dan orang dibicarakan tidak menyukai hal tersebut maka orang tersebut dapat dijerat sesuai pasal tersebut.

Berbagai pelecehan verbal memang suatu hal yang tidak dapat dihindari oleh wanita. Tapi mereka dapat menjaga dirinya untuk terhindar dari hal tersebut. Dan bagi pelaku haruslah dapat menjaga lisan serta hawa nafsunya agar kejadian tersebut tidak terjadi. Tapi hal patut disayangkan adalah masalah pelecehan verbal ini dianggap suatu hal biasa oleh masyarakat Indonesia. Jadi diperlukan aturan yang nyata untuk hal tersebut. agar nantinya wanita tidak kembali menjadi korban.

Share
Published by
Galih

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago