Sejumlah kerabat dan warga mengangkat keranda jenazah Siyono terduga teroris setelah disalatkan di Brengkungan, Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (13/3) dini hari. Siyono merupakan terduga teroris asal Klaten yang meninggal dunia saat proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, dan hingga saat belum diketahui penyebab meninggalnya Siyono. ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho/foc/16.
Keranda mayat mungkin hanya benda sederhana yang bentuknya ya begitu-begitu saja. Tapi, di balik itu, benda satu ini mengandung satu makna besar. Ya, apalagi kalau bukan kematian. Benda ini adalah satu-satunya kendaraan terakhir menuju tempat abadi, di mana manusia takkan bisa kembali lagi. Bentuknya biasa, tapi keranda jadi semacam pengingat hebat akan kematian.
Mungkin lantaran identik dengan kematian, orang-orang pun kemudian mengistimewakan keranda ini. Maksudnya adalah memperlakukannya secara baik serta dirawat betul-betul. Tak hanya itu, keranda sendiri juga memiliki mitos-mitos yang masih begitu dipercaya sampai hari ini. Bahkan di beberapa tempat, masyarakatnya sama sekali tak berani macam-macam dengan mitos itu. Jangankan menyangkal, membatin saja tidak berani mereka lakukan lantaran segan.
Percaya mitos memang kuno dan konyol sih, tapi untuk yang satu ini, mungkin ada baiknya disikapi dengan pandangan yang berbeda. Pasalnya, beberapa di antaranya memang sungguh terjadi. Lalu, seperti apa mitos soal keranda ini? Simak ulasannya berikut.
Menurut mitos yang ada, kematian itu bisa dibaca lewat beberapa hal. Misalnya saja adalah burung gagak yang hinggap di rumah seseorang. Kabarnya, kalau sampai hal itu terjadi, maka salah satu penghuni dari rumah yang dihinggapi gagak itu akan meninggal keesokan harinya. Selain gagak, mitos kematian katanya juga bisa dilihat dari keranda.
Jika mimpi dengan artis saja sangat mungkin terjadi, maka tidak menutup kemungkinan kita juga bakal mengalami kejadian bawah sadar yang berkaitan dengan keranda. Nah, seumpama mengalami hal ini, maka sebaiknya harus berhati-hati. Ya, mimpi yang berkenaan dengan keranda dipercaya jadi pertanda hal-hal buruk.
Kalau dalam film sih percaya ada keranda bisa terbang, tapi kalau di dunia nyata tentu tidak ya. Harusnya memang seperti itu, namun pada kenyataannya fenomena keranda terbang ini cukup lazim lho. Kalau tak percaya coba googling, kamu akan mendapatkan banyak artikel berita soal keranda yang bisa melayang sendiri itu. Soal keranda terbang, hal tersebut juga punya mitosnya sendiri.
Keranda adalah benda keramat meskipun bentuknya mungkin seperti itu. Makanya, anjuran yang ada soal keranda ini adalah selalu memperlakukannya dengan baik. Termasuk tidak menjadikannya sebagai lelucon atau sejenisnya. Misalnya saja dengan bermain-main di sekitar keranda atau bahkan berani tidur di atasnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka bersiap-siaplah mendapatkan hal-hal buruk.
Meskipun mitos-mitos soal keranda ini begitu kuat, namun pada akhirnya keputusan untuk mempercayainya kembali ke masing-masing orang. Tapi, terlepas dari apakah kita percaya atau tidak, ada baiknya kita memandang lain benda ini. Maksudnya dengan menganggap benda ini tak hanya sebagai seonggok barang mati, melainkan pengingat kita akan kematian. Dengan begitu, mungkin kita akan selalu bisa tersadarkan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…