Sebagai salah satu wilayah yang berada di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jombang bisa dikatakan merupakan daerah berhias kisah-kisah menarik. Seperti salah satunya adalah tempat berdirinya pesantren termasyur yang telah lahirkan cendiakawan-cendiakawan muslim hebat yakni Tebu Ireng. Selain itu juga menjadi salah satu wilayah digunakan tempat peristirahatan terakhir Presiden ke tiga Indonesia yakni Gus Dur.
Bila kalian berpikir Kabupaten Jombang hanya ada kisah-kisah tadi saja, tentu merupakan hal yang keliru. Pasalnya, daerah tersebut juga mempunyai kisah unik lain tentang logo. Usut punya usut lambang wilayah mereka datang dari uang 10 ribu rupiah. Meski begitu, namun tidaklah mempengaruhi indahnya logo Kabupaten Jombang. Tenang-tenang jangan tercengang gitu sobat? Mending buktikan sendiri lewat ulasan berikut ini.
Hadirnya cerita unik di balik logo Jombang tersebut terjadi pada tahun 1971 yang lalu. Saat itu pemimpin wilayah tersebut yakni Ismail, mengadakan sayembara pembuatan logo daerahnya yang berhadiah 10 ribu rupiah. Jumlah yang untuk sekarang sangat minim tersebut, ternyata mampu menyedot banyak partisipan.
Seperti halnya lambang-lambang yang kerap digunakan membentuk suatu identitas, logo Jombang buatan Mulyono ini bisa dikatakan juga menyimpan arti filosofi mendalam. Bahkan dari penelusuran penulis desainnya menggambarkan berbagai unsur itu, pembuatannya berangkat dari realita ada.
Seperti telah diungkap tadi, pria asal Nganjuk lah yang pada akhirnya menjadi pemenang dalam sayembara logo Kabupaten Jombang. Di balik capaian bagus Mulyono itu, ternyata ada banyak keberuntungan yang memuluskan langkahnya menjadi juara.
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya Desember 2018 sempat terjadi polemik di wilayah Jombang terkait logo buatan Mulyono. Dilansir laman kabarjombang.com, pemicu dari permasalahan tersebut adalah peletakan lambang Kabupaten Jombang yang berada di bak kontrol drainese Jalan Wahid Hasyim daerah tersebut.
BACA JUGA: 4 Lambang Unik Klub Sepak Bola Dunia yang Siap Membuat Kita Gagal Paham
Begitulah sobat Boombastis kisah uang sepuluh ribu di balik logo Jombang. Meski sekarang angka tersebut terlihat minim, tapi tentunya di tahun 70-an jumlah tersebut bisa masuk kategori lumayan. Selain itu dari penelusuran yang dilakukan penulis uang tersebut juga digunakan Mulyono untuk ibadah haji.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…