Julukan dari sebuah kota biasanya didapatkan dari apa yang paling terkenal di sana. Misalnya Malang dikenal dengan kota bakso karena penjual bakso di sini sangat banyak dan enak-enak, pun begitu dengan Jakarta yang disebut kota macet lantaran di sana memang identik dengan begitu padatnya kendaraan. Apa yang terkenal adalah identitas, termasuk sebutan kota maksiat yang dilabelkan pada deretan kota-kota ini.
Tenang, julukan ini bukan tentang daerah-daerah di Indonesia kok, melainkan kota-kota di negara-negara lain yang dikenal dengan kebiasaan maksiat mereka. Ya, tidak seperti kota kebanyakan yang sangat menjaga aturan sopan santun dan juga nilai sosial, di deretan kota ini apa pun bisa legal, bahkan sampai difasilitasi. Judi, alkohol, wanita-wanita dan sebagainya.
Deretan kota ini bisa dibilang surganya dunia bagi orang-orang yang suka mengumbar dosa. Lalu, kota mana saja yang dikenal dengan sebutan tidak menyenangkan ini? Berikut ulasannya.
Ibiza ada di Spanyol dan sudah terkenal sebagai tempatnya orang-orang yang ingin melampiaskan syahwat. Ya, di sini apa pun legal dan dipersilakan. Minum sampai mabuk berat, menyewa kamar-kamar kelas suit plus perempuannya, sampai berjemur di pantainya tanpa sehelai benang pun. Semuanya sah-sah saja dilakukan dan takkan ada peringatan untuk itu.
Julukan kota yang tak pernah tidur juga jadi label yang identik dengan Las Vegas. Bagaimana tidak, kota ini di siang hari sangat lengang, baru setelah matahari terbenam, kelihatan geliat kehidupan kotanya. Bar-bar, kasino-kasino serempak menyalakan lampu mereka yang sangat indah itu.
Terlepas dari citra Berlin sebagai salah satu kota paling high tech, ternyata kota ini menyimpan sisi lain yang sangat gelap. Ya, apalagi kalau bukan prostitusinya yang sangat-sangat gila. Di Berlin aktivitas ini cenderung dilegalkan. Ada banyak rumah-rumah bordir di sini yang masing-masing menawarkan wanita-wanita blonde bermata biru yang tersenyum menggoda.
Sama seperti Berlin, yang membuat ibu kota bekas penjajah kita ini dikenal sebagai kota maksiat adalah karena gampangnya seseorang mencari wanita. Ya, pria-pria bisa memilih wanita bule mana pun yang diinginkan dan biasanya dibanderol dengan harga tertentu. Bahkan jika tidak punya banyak uang, bisa juga mampir di distrik khusus di mana banyak orang berkumpul di sana untuk mencari pasangan semalam.
Hampir semua kota di Timur Tengah tidak ada yang melegalkan prostitusi dan judi. Termasuk Dubai yang dikenal dengan kegilaannya itu. Sayangnya, ada satu kota di Timur Tengah yang tidak berlaku demikian. Kota ini adalah Manama yang ada di Bahrain.
Dengan semua kegilaan dan ke-amoral-an yang ada di deretan kota di atas, maka tak salah kemudian kalau banyak orang yang menjulukinya sebagai kotanya dosa. Pertanyaannya adalah kenapa negara-negara tempat kota tersebut berada sampai melegalkan hal tersebut. Alasannya sudah jelas karena motif ekonomi. Ya, kadang butuh pemasukan besar bikin negara-negara tertentu tak mengindahkan soal moral
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…