Kita mungkin mengenal kisah mengenai Pompeii, kota megah yang luluh lantak karena maksiat para penduduknya. Ya, bukan hanya isapan jempol semata, sisa-sisa peradabannya yang tersapu lahar vulkanik menjadi bukti keberadaannya. Bisa dibilang kisah kota kuno yang satu ini jadi pengingat buat manusia di masa selanjutnya.
Namun siapa sangka tidak hanya Pompeii, kota yang hancur karena ulah penduduknya. Baia, juga mengalami nasib yang sama dengan kota namun sayang jarang orang mengenal dengan daerah kuno yang satu ini. Yuk mengintip sejarah Baia sebuah kota kuno yang terlumat karena hidup hedon warganya.
Siapa sangka sebuah kota indah nan menarik zaman dulu ini tiba-tiba berkembang pesat menjadi daerah hiburan. Ya, kebanyakan para kaum kaya Romawi datang ke kota Baia untuk menghambur-hamburkan uangnya dengan berbagai kesenangan. Itu bukan hal yang aneh jika mengingat banyaknya kesenangan yang ditawarkan oleh kota satu ini.
Ternyata kota kuno yang satu ini juga menjadi saksi sejarah tokoh-tokoh penting dunia. Mungkin karena banyaknya hiburan yang disuguhkan Baia, seolah menjadi magnet seluruh warga dunia, termasuk orang-orang berpengaruh di zaman itu. Misalnya saja rumor mengenai Cleopatra yang lari ke kota ini setelah Julius Caesar terbunuh di tahun 44 sebelum masehi.
Namun di balik banyaknya kesenangan di kota satu ini, ternyata tersimpan bahaya kelam yang menanti layaknya bom waktu. Ya, kota yang satu ini hancur karena bencana vulkanik dan tenggelam ke dasar lautan dengan beberapa penduduknya. Sebelum bencana besar itu terjadi pun, banyak peperangan yang melanda, semisal penyerangan dari kaum barbar hingga datangnya pasukan Muslim yang dipimpin Salahudin.
Lantaran merupakan saksi sejarah dan kebudayaan yang luar biasa, pemerintah Italia dengan serius mengurusnya. Pertama menjadi terkenal pada tahun 1940 saat foto situs ini viral di masanya. Akhirnya mulai dari 2002, penanganan khusus dan penelitian bawah laut dilakukan pada peninggalan kota Baia ini.
Alhasil daerah “Penuh dosa” ini jadi magnet baru lagi, bukan untuk bersenang-senang menghamburkan uang seperti dulu, namun untuk kegiatan penyelaman dan penelitian. Namun tidak mudah untuk mendatangi Las Vegas kuno ini pasalnya diperlukan izin khusus dan pengawasan yang sangat ketat.
Seperti yang diketahui, serupa dengan Pompeii, Baia menjadi saksi bagaimana hancurnya peradaban karena kemaksiatan dan sikap hedon warganya. Tentu hal ini menjadi pelajaran buat kita agar bersikap lebih bijaksana dan tidak silau dengan segala harta dan kemewahan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…