Categories: Trending

Semangat Hidup Kakek Tua Penjual Jeruk yang Mengidap Katarak

Hidup sehat dan serba ada seringkali membuat kita lupa akan pemberi nikmat tersebut. Tak jarang dari kita menghabiskan hari-hari dengan foya-foya dan menghabiskan uang yang kurang bermanfaat.

Namun, apa yang terjadi jika kita sudah jatuh sakit atau diuji kemiskinan? Kita pastinya mengeluh dan mengatakan kepada dunia bahwa hidup ini tidak adil. Padahal banyak juga dari mereka yang hidupnya lebih sulit, namun tetap bersyukur dengan keadaannya tersebut. Salah satunya kakek tua renta penjual jeruk asal Malang ini.

Keikhlasan Penjual Jeruk yang Tua Renta [ImageSource]
Jika kita lihat dari kejauhan, ia tampak seperti penjual lainnya yang menjajakan dagangannya. Namun, jika Anda melihat dengan dekat dan berkomunikasi dengan kakek tersebut, ia hanya akan bisa meraba-raba atau menunduk. Mengapa? Kakek ini mengidap katarak akut yang mengakibatkan dirinya tidak bisa melihat dengan jelas lagi sehingga membutuhkan bantuan kacamata.

Tampak, sesekali ia mengusap matanya yang sering berair. Ia hanya bisa jongkok atau duduk saat menunggu pembeli datang. KakekĀ  ini berdagang dengan bermodalkan dua keranjang besar untuk tempat buah dagangannya dan juga kresek untuk wadah buahnya saat pembeli tertarik membeli buah jeruknya tersebut.
Ia menjual jeruknya di area pelataran Pasar Besar Malang dekat dengan Swalayan Altara. Ia mematok harga jeruknya seharga 20.000 rupiah untuk tiap 2 kilogram jeruk yang dibelinya. Sedangkan untuk 3 kilogram jeruk ia akan memberi harga diskon yaitu hanya 25.000 rupiah saja. Berapa pun yang ia dapat, ia percaya bahwa itulah rezeki yang di dapat dari sang kuasa.

Jikalau ada yang membeli dagangannya ia hanya bisa meraba jeruk-jeruknya dan juga plastik kresek untuk wadah dagangannya tersebut lantaran penglihatannya kabur. Alangkah mirisnya kondisi kakek ini. Namun, ia tak pernah sedikitpun mengeluh dan tetap semangat menjual jeruk meski keadaanya yang tidak bisa melihat. Ia hanya berharap bahwa dagangannya laris sehingga ia bisa menghidupi keluarganya.

jeruk [ImageSource]
Untuk hidup sehari-hari, ia tidak bisa mengandalkan hasil berjualan jeruknya. Pendapatan dari menjajakan buah di pelataran tidak menentu tiap harinya. Banyak sekali pesaing dari pedagang-pedagang lain yang mempunyai lapak dan lebih menarik dari pada miliknya. Pendapatan yang tidak pasti membuatnya kesulitan untuk makan setiap hari, apalagi untuk menyembuhkan mata kakek ini yang terkena katarak stadium akut.

Katarak akut yang ia derita memang susah untuk disembuhkan. Jikalau berobat ke dokter untuk penyembuhan kataraknya tersebut pastinya membutuhkan biaya yang tak sedikit. Tak mungkin mengandalkan penghasilan berjualan jeruk untuk menyembuhkan kataraknya yang sudah akut tersebut.

Meski dengan kondisi yang tidak bisa melihat, ia tetap harus berjuang demi mendapatkan sesuap nasi untuk menyambung hidup. Hidup memang keras tetapi ia harus tetap bertahan karena ini ujian kesabaran dari sang pencipta.

Bagaimana? Harusnya kita selalu bersyukur dengan keadaan kita saat ini yang jauh dari kesulitan. Masih banyak dari mereka yang tidak bisa makan tiap harinya. Jika mempunyai rezeki lebih, lebih baik Anda menyisihkan sebagian untuk orang-orang yang membutuhkan seperti kakek ini. Jangan lupa juga untuk tetap bersyukur di setiap kesempatan kepada sang pencipta dalam setiap kondisi. Semoga ada keajaiban yang besar untuk membuat kakek ini sembuh dari katarak.

Share
Published by
Savira soviana

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago