Baldwin Street
Ada dua hal yang harus kamu miliki ketika memutuskan untuk tinggal di Baldwin Street, Dunedin, Selandia Baru. Pertama adalah otot kaki yang kuat dan juga stamina yang prima. Bagaimana tidak, karena kamu akan menemukan 350 meter jalan lurus dengan tingkat curam yang tidak main-main.
Sebagai gambaran, setiap 2,86 meter maka kenaikan jalannya bisa mencapai 1 meter. Tentu keadaan ini jadi hal yang menyusahkan bagi penduduk yang tinggal di kanan kiri jalan paling terjal tersebut. Namun, tidak melulu menyusahkan karena ternyata jalan ini juga cukup bermanfaat banyak.
Apa saja kata para penduduk yang tinggal di daerah yang cukup langka konstruksinya di dunia ini? Simak ulasannya berikut.
Baldwin Street akan jadi beban berat bagi siapa pun yang tinggal di salah satu sisinya yang tidak memiliki kendaraan. Pasalnya, mereka harus benar-benar menyiapkan kaki yang kuat. Mungkin hanya 350 meter penjangnya, tapi dengan konstruksi curam seperti ini bebannya tentu berlipat ganda. Berkendara sendiri juga jadi problem di sini. Entah itu kendaraan bermotor lebih-lebih sepeda.
Selain konstruksi jalannya yang unik, penduduk Baldwin sendiri cukup menarik untuk dianalisa. Pasalnya hampir jarang sekali ditemui warganya yang berbadan gemuk. Rata-rata mereka punya bentuk tubuh yang bagus. Seperti pemuda bernama Hamish Lilly yang setiap harinya bertugas mengantarkan koran di rumah-rumah sekitar Baldwin Street.
Meskipun begitu, tidak semua penduduk Baldwin Street menyukai jalanan unik mereka. Misalnya seorang penduduk bernama Sue Marshall yang mengaku hanya sekali seumur hidupnya berjalan kaki menuju puncak jalan.
Sangat membahayakan jika jalan securam ini diaspal. Selain mustahil dalam penerapan peralatannya, aspal juga akan membuat jalan ini semakin licin. Bahkan ketika hari sedang terik bahan aspal akan memuai dan bisa mengelupas dengan mudah. Namun hal ini lah yang akan benar-benar dilakukan oleh desainernya yang berasal dari London.
Mempunyai jalan yang super curam seperti ini ternyata jadi berkah tersendiri bagi warganya. Misalnya, nama daerah mereka jadi lebih terkenal. Terlebih setelah Baldwin Street diganjar rekor Guiness untuk jalan paling curam di dunia. Hal ini berdampak kepada wisatawan yang banyak berkunjung.
Di antaranya adalah perlombaan lari menaiki Baldwin Street. Rekor yang tercipta saat ini adalah 1 menit 56 detik. Kalau kamu bisa lebih cepat dari itu, maka boleh menikmati permen coklat sepuasnya sebagai hadiah. Memang tidak terlalu mewah sih, tapi namamu akan jadi fenomenal tidak hanya di mata penduduk setempat tapi juga dunia.
Melihat semua keunikan di atas, sepertinya Baldwin Street bisa jadi destinasi wisata yang asyik. Kamu akan merasakan sensasi menaiki jalan terjal di dunia yang fenomenal itu. Kondisi geografis Baldwin Street yang berupa perbukitan membuat tempat ini juga menyediakan udara segar setiap saat. Sehingga pas untuk dijadikan tempat relaksasi.
Berikut sebuah video seorang pesepeda yang berhasil menaklukkan curamnya jalanan Baldwin.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…