Dari berbagai teori yang ada tentang punahnya dinosaurus, yang paling terkenal dan diklaim masuk akal adalah gara-gara hujan meteor. Bencana ini diketahui menghabiskan seluruh populasi dinosaurus di muka Bumi. Secara teoritis, hal ini memang logis. Namun, tidak benar kalau bencana ini dianggap menghancurkan semua spesies dinosaurus saat itu.
Seperti yang kita tahu, ada dinosaurus yang berhabitat di darat dan juga di air. Nah, jika bencana meteor ini terjadi, maka kebanyakan yang bermukim di perairan akan selamat. Pasalnya, air akan menghambat laju dan panas meteor. Setidaknya masih cukup waktu bagi spesies yang ada di dalamnya untuk menyelamatkan diri. Teori ini pun makin masuk akal ketika ternyata ada beberapa hewan prasejarah yang benar selamat dan bisa kita saksikan sekarang ini.
Nah, kali ini kita akan membahas tentang hewan-hewan perairan yang berusia sangat tua. Mereka satu masa dengan para dinosaurus namun berhasil selamat hingga sekarang. Hewan apa sajakah yang dimaksud? Berikut ulasannya.
Meskipun menyandang nama Hiu, namun Hiu Rumbai ini bentuknya cukup berbeda dengan hiu yang sekarang ini. Hal tersebut terlihat dari bentuk kepala dan badannya serta rumbainya yang khas itu. Namun demikian, dipercaya jika Hiu Rumbai adalah bentuk primitif dari hiu modern.
Bentuknya sangat unik dan khas masa Jurrasic membuat para peneliti seketika menyimpulkan jika Sturgeon memang ada di waktu itu. Lalu kemudian bukti-bukti dikumpulkan dan hasilnya ternyata benar demikian. Jadi, bisa disimpulkan jika Sturgeon yang kita lihat sekarang, adalah ikan yang sama di masa dinosaurus.
Melihat bentuk dan ukurannya, ikan ini memang lain. Hingga akhirnya diteliti dan ditarik kesimpulan jika Arapaima memang spesies yang berhasil bertahan sejak masa dinosaurus. Araipama banyak ditemukan di sungai Amazon dan menjadi ikan air tawar paling panjang di dunia dengan rata-rata panjang tubuh mencapai 4,5 meter.
Jika dibandingkan dengan ikan laut yang lain, Sawfish atau ikan gergaji ini memang tak lazim. Utamanya dari bentuk mulut seperti gergaji yang mungkin tidak kamu temukan di jenis ikan lain. Ya, setelah ditelusuri jejaknya, maka makin jelas jika ikan ini memang adalah sisa makhluk purba yang berhasil hidup.
Membahas tentang ikan purba, maka tidak akan pernah lengkap jika tidak mengikutsertakan Coelacanth di dalam daftarnya. Yup, ikan ini memang sangat tua bahkan dijuluki dengan ikan fosil hidup. Coelacanth masuk ke dalam binatang golongan Lazarus Taxon, artinya hewan yang dinyatakan punah tapi ternyata masih hidup. Ikan ini sendiri pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada tahun 1938 lalu di Indonesia pada tahun 1999.
Meskipun kita dibikin kagum dengan bentuk-bentuk dinosaurus yang besar itu, mungkin akan jadi hal yang buruk jika mereka masih hidup sekarang ini. Mungkin malah manusia sendiri yang akan punah gara-gara dimangsa. Untungnya takdir berkata lain dengan hanya disisakannya hewan-hewan prasejarah yang berupa ikan-ikan purba ini. Sebenarnya tidak hanya deretan ikan ini saja yang merupakan hewan pra sejarah yang masih hidup sampai sekarang. Masih ingat Lochness? Hewan air satu ini juga diperkirakan masih ada, walaupun teori dan bukti keberadaannya masih terus dipertanyakan hingga kini.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…