Lucu

4 Hukuman Unik Pelanggar Lalu Lintas Ini Buktikan Jika Pak Polisi Sangar Abis

Bagi pengendara yang tidak melengkapi dirinya dengan sejumlah ketentuan berlalu lintas bisa dikatakan tilangan menjadi kegiatan Polisi yang amat menakutkan. Bahkan tak jarang banyak orang Indonesia jengkel bila berurusan dengan hal tersebut. Sebuah hal yang wajar, pasalnya, pada umumnya mereka berpikir kalau akan mendapatkan denda yang besar. Tapi, budaya tersebut agaknya kini mulai bergeser dengan bentuk hukuman pelanggar lalu lintas (lalin) yang bervariatif.

Hal ini tentu merupakan suatu yang baik lantaran bisa menghindarkan praktek damai di tempat. Selain itu bisa sedikit memperbaiki citra dan sekaligus membuktikan kalau tidak semua polisi melakukan aksi tersebut untuk mencari uang denda. Dan berikut Boombastis berikan catatan aksi tilangan berujung hukuman unik dari para Pak Polisi.

Lakukan konvoi kelulusan pelajaran SMA nyanyikan lagu Indonesia raya

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya [Sumber Gambar]
Indonesia Raya tentunya dikenal sebagai sebuah lagu kebangsaan yang kerap dilantunkan saat hari-hari penting atau sebuah acara besar. Tapi bagaimana jadinya kalau, hal tersebut digunakan untuk menghukum pelanggar lalu lintas? Tentunya unik dan menambah unsur mendidik ya sobat. Seperti apa yang dilakukan oleh Satsabhara dan Polsek di wilayah Sidoarjo yang menghukum aksi konvoi kelulusan dari pelajaran menengah atas atau SMK. Menurut Kasubnit 2 Satsabhara Polresta Sidoarjo Aiptu Agus Siswanto yang dikutip laman JawaPos.com, ujarnya hukuman harus mengandung unsur mendidik.

Tidak membawa SIM, Satlantas Jombang hukum dengan hafalan Pancasila

Ilustrasi Hafalan Pancasila [Sumber Gambar]
Masih terkait hukuman unik untuk pelanggar lalu lintas, Satlantas Jombang juga melakukan hal layaknya Satsabhara Polresta Sidoarjo tadi. Namun, bedanya disini pelanggar juga diwajibkan untuk juga bisa menghafalkan Pancasila. Sebuah pedoman dasar negara yang mestinya mampu di hafal dengan mudah. Melansir laman Beritajatim.com, hukuman unik ini diberlakukan s sekaligus untuk memperingati hari kesaktian pancasila yang jatuh pada 1 Oktober bulan lalu. Dan uniknya mereka yang bisa menghafal akan langsung lolos dari hukuman tilang atau sidang melanggar lalu lintas.

Aksi menanam pohon menjadi sedikit gaya baru hukuman pelanggar lalu lintas

Hukuman menanam Pohon [Sumber Gambar]
Selain beberapa hal tadi pemberian hukuman yang sifatnya mendidik juga dilakukan oleh Polisi di Cemoro Kandang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Dilansir laman Antara.com, mereka yang melanggar aturan lalu lintas diberikan sanksi dengan disuruh untuk menanam pohon. Berkaca dari kejadian tersebut jenis hukum yang digunakan penegak hukum tersebut mempunyai sifat persuasif yang mana bertujuan mengajak warga untuk melakukan hal melestarikan alam. Terbayangkan bila ada banyak tertangkap mungkin reboisasi lereng Gunung Lawu akan lebih cepat pelaksanaannya. Tapi semua warga sana tidak menaati peraturan.

Membersihkan Toilet juga jadi hukuman pelanggar lalu lintas

Ilustrasi membersihkan Toilet [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan beberapa hal tadi, Brigadir Jenderal (Pol) Purnawirawan Adjar Triadi, juga menginginkan sanksi bagi pelanggar lalu lintas dengan wujud hukuman sosial. Pak Adjar berpendapat kalau dengan vonis tilang yang berujung denda itu merupakan hal tidak mendidik. Toh, bila dipikir-pikir hal tersebut juga agaknya hingga kini belum bisa menimbulkan sebuah efek jera juga. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya pengendara yang tertangkap kalau operasi tilang dilakukan. Tidak percaya? Sono pantengin setiap ada acara Polisi menertibkan lalu lintas.

BACA JUGA: Tilang Elektronik, Sistem Baru Penjerat Pelanggaran Lalu Lintas yang Sangar Abis

Melihat beberapa hal tadi, tentu menjadi kabar yang baik. Pasalnya, meski tidak langsung memberikan efek jera, tapi setidaknya sedikit memperbaiki hubungan polisi dengan masyarakat yang acap kali marah ditilang. Kalau menurut sobat Boombastis bagaimana nih apakah setuju dengan hal tersebut.

Share
Published by
Galih

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

1 week ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago